Ditinggal ‘Long Weekend’, 2 Rumah Dibobol Maling

Ditinggal ‘Long Weekend’, 2 Rumah Dibobol Maling

Bintang Pos, Surabaya  – Dua rumah di Perumahan Graha Arya Wiraraja, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, dibobol maling, Jumat. Rumah yang letaknya berdekatan tersebut sama-sama tengah ditinggal pemiliknya keluar kota. Dua rumah tersebut masing-masing milik Sujarno, Camat Dasuk, dan Imam Fauzi, karyawan pabrik gula.

Tetangga korban, Ny. Titin yang pertama kali mengetahui kejadian itu mengaku kaget melihat pintu rumah Sujarno dalam kondisi terbuka. Padahal Jumat pagi pemilik rumah baru saja pamit berangkat menghadiri undangan ke Banyuwangi, dan kunci rumah dititipkan padanya.

“Saya sedang menggendong cucu saya, mengejar kucing yang di depan rumah pak Jarno. Saya kaget melihat pintu pagar dan pintu rumah terbuka. Padahal kunci rumah kan dititipkan ke saya. Saya pikir pemilik rumah lupa mengunci pintu,” katanya.

Namun ia kaget ketika melongok ke dalam rumah, ternyata isi rumah sudah acak-acakan. “Saya langsung memanggil suami dan kakak saya, melihat ke dalam rumah. Ternyata isi rumah berantakan. Terutama lemari di semua kamar. Diacak-acak gak karuan. Isi lemari berserakan di luar,” ujarnya.

Kapolsek Kota, AKP Moh. Heri menjelaskan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihaknya belum berani memastikan barang-barang apa saja yang hilang, karena masih harus menunggu pemilik rumah datang. “Ini kan yang punya rumah masih di luar kota. Jadi kami belum bisa memastikan, apa saja yang hilang. Kalau melalui komunikasi per telepon, barang berharga yang hilang berupa perhiasan, kemudian laptop. Sepeda motor tidak diambil. Dibiarkan saja oleh pelaku, meskipun sepeda motor ada di halaman,” ungkapnya.

Sesaat setelah polisi selesai melakukan olah TKP di rumah milik Sujarno, baru diketahui jika rumah milik Imam Fauzi yang hanya berjarak satu rumah, juga dibobol maling. Kejadian itu diketahui ketika adik Imam Fauzi yang akan menginap di rumah Imam, melihat pintu rumah sudah terbuka. Ketika masuk, ia melihat kondisi kamar acak-acakan. Isi lemari berantakan di bawah.

“Modusnya sama. Pelaku sepertinya memang hanya membidik perhiasan dan uang di dalam lemari. Buktinya semua sepeda motor di dua rumah ini dibiarkan saja. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pencurian dua rumah ini,” ujar Heri. (brj-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *