Dilarang Nikah, Warga Gresik Gantung Diri

Dilarang Nikah, Warga Gresik Gantung Diri

Bintang Pos, Surabaya – Tragis dialami Abdul Haris (32) warga Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu, Gresik. Diduga stres karena tidak disetujui orang tuanya menikah dengan kekasihnya yang terpaut 16 tahun, Haris nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri hingga meninggal dunia.
Orang tua korban, Muayah (56) mengetahui anaknya sudah tidak bernyawa di kamar mandi. Saat ditemukan pertama kali, korban dalam posisi menggantung dengan menggunakan tampar plastik.

Melihat kejadian tersebut, ibu korban Muayah menjerit sekaras-kerasnya meminta tolong. Mendengar teriakan ada orang meminta tolong. Tetangga korban berdatangan ke rumah Muayah.

Sebelum tewas gantung diri, korban sebelumnya pernah menjadi TKI di Malaysia. Namun, setelah bekerja beberapa tahun, korban pulang ke desanya tanpa membawa banyak uang karena tidak sukses bekerja di negeri ‘Jiran Malaysia’.

Lama menganggur di rumahnya, korban meminta restu orang tuanya untuk menikah dengan perempuan yang lebih tua. Tapi, niatan itu tidak disetujui ibu korban sehingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolsek Sidayu AKP Wavek Arifin membenarkan adanya kasus bunuh diri. “Penyebabnya secara pasti masih belum tahu karena dalam penyelidikan,” tandasnya, Minggu (9/06/2013). (bjt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *