Dibagi Tiga Zona Kampanye Pilgub Jatim 2013

Dibagi Tiga Zona Kampanye Pilgub Jatim 2013

SURABAYA – Pemilihan gubernur (pilgub) Jatim 2013 ini bakal menjadi kompetisi sangat berat bagi ketiga pasangan KarSa (Soekarwo-Saifullah Yusuf), Eggi-Sihat (BereS), dan Bambang – Said. Pasalnya, ketiga pasangan calon hanya diberi waktu 14 hari lamanya untuk melakukan kampanye dalam bentuk rapat umum (akbar), mulai 12 hingga 26 Agustus 2013 mendatang. Sementara wilayah kampanye dibagi berdasarkan zona. 

Hal tersebut sesuai dengan hasil keputusan rapat KPU Jatim dengan para tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di kantor KPU Jatim, Sabtu (20/7). Rapat yang dipimpin Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Achmad itu, memutuskan wilayah kampanye untuk para pasangan calon dibagi berdasarkan zona. Disepakati ada tiga zona kampanye. “Zona pertama ada 10 kabupaten kota berada di daerah pemilihan Jatim I, IX, X, dan XI,” terang Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Achmad.

Zona I antara lain Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro, Tuban, Gresik, Lamongan, Bangkalan, Pemekasan, Sanmpang, dan Sumenep. Sementara zona II meliputi 16 kabupeten/kota yang berada di daerah pemilihan Jatim VI, VII, dan VIII. Yakni, Kabupetan Blitar, Kabupaten Kediri, Kota Blitar, Kota Kediri, Tulungagung, Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Kota Mojokerto, Trenggalek, Jombang, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Kabupaten Mojokerto.

Adapun zona III, kata dia, meliputi 12 kabupetan/kota yang berada di daerah pemilihan Jatim II, III, IV, dan V. Ke-12 daerah tersebut adalah Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember, Lumajang, Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang. “Jadwal rapat umum (kampanye) sebenarnya kita plot tanggal 12 sampai 26 Agustus. Tapi, untuk hari pertama kita pakai untuk penyampaian visi-misi semua pasangan calon di DPRD Jatim. Sedang, hari terakhir dipakai untuk kampanye damai,” tutur Andry.

Keputusan pembagian zona kemarin juga sekaligus diikuti undian pembagian jatah kampanye di zona-zona yang disepakati. Tapi sayang, undian itu tidak melibatkan pasangan Eggi Sudjana-M. Sihat, karena kubu pasangan calon yang berangkat lewat jalur independen ini tidak ikut dalam pertemuan, kemarin. Selain kubu Eggi-Sihat, pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim juga tidak terlibat ikut dalam rapat. “Kita lupa tidak mengundang Bawaslu. Tapi kita sudah coba telepon untuk hadir, tapi mereka semua ada tugas luar kota. Sementara untuk Pak Eggi-Sihat, sudah kita undang, tapi tidak hadir,” aku Andry.

Hasil undian zona kampanye, pasangan Karsa mendapat jatah kampanye pertama di zona tiga. Sementara pasangan Bambang DH-Said mendapat jatah zona II untuk melakukan kampanye pertama. Pasangan Eggi-Sihat, mendapat jatah kampanye pertama di zona I. “Hari kedua dan seterusnya, pembagiannya dibagi secara acak,” tutur dia.

Masing-masing tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur menyambut baik atas hasil pembagian zona dan undian, kemarin. Anggota tim sukses KarSa Hadi Pranoto misalnya, menyatakan pihaknya menerima atas keputusan ini. “Dan ini sudah menjadi keputusan bersama, dan harus ditaati,” tegas Hadi Pranoto.

Hal serupa juga disampaikan tim sukses Bambang DH-Said Abdullah,Adi Sutarwiyono. Menurut Awi —- panggilan akrab Adi Sutarwiyono — pembagian zona tersebut paling masuk akal untuk disepakati. “Tapi kami sadar, untuk melakukan kampanye di satu zona hanya dalam waktu sehari jelas tidak mungkin. Kita akan pilih tempat yang pas, dan sebar juru kampante,” tutur dia. spi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *