Dianggap Menentang Demokrasi, Jerman Larang 3 Organisasi Islam

Dianggap Menentang Demokrasi, Jerman Larang 3 Organisasi Islam

Bintang Pos, Surabaya Pemerintah Jerman pada hari Rabu 13 Maret, melarang keberadaan tiga kelompok Muslim karena dianggap memiliki ajaran yang berlawanan dengan demokrasi.

“Salafisme, yang diwakili dalam asosiasi dilarang hari ini, tidak sesuai dengan tujuan demokrasi kita,” kata Menteri Dalam Negeri Hans-Peter Friedrich dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Reuters, sebagaimana dilansir onislam.net.

Kementerian itu mengatakan telah melarang 3 organisasi muslim yakni DawaFFM, Islamische Audios dan  An-Nussrah. Sekitar 20 orang diperiksa dan aset milik organisasi disita.

“Kelompok itu bertujuan untuk mengubah masyarakat kita dengan cara agresif, keras sehingga demokrasi akan digantikan oleh sistem Salafi, dan aturan hukum digantikan oleh hukum syariah,” kata Friedrich.

Friedrich berdalih larangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah Kanselir Angela Merkel untuk mempromosikan hubungan yang toleran dan menghormati dengan sejumlah besar umat Islam   di Jerman.

Sejumlah kelompok Islam memang tengah dalam pengawasan di Jerman. Terutama setelah mereka melakukan gerakan membagikan Al Quran dengan gratis kepada masyarakat di Jerman. Sebuah tindakan biasa yang dianggap oleh pemerintah Jerman. Gerakan ini telah memicu kemarahan dari para politisi Jerman, yang menuduh kelompok pemuda muslim itu berusaha menyebarkan radikalisasi di dalam negeri, padahal mereka hanya memberikan mushaf Al Quran dan terjemahannya dalam bahasa Jerman secara gratis kepada masyarakat.

An-Nussrah merupakan bagian dari kelompok “Millatu Ibrahim”, yang dilarang oleh pihak berwenang Jerman pada bulan Juni tahun lalu. Tahun lalu, bentrokan meletus antara kelompok pemuda Muslim dan  pendukung partai sayap kanan Pro NRW di negara bagian North Rhine-Westphalia  karena adanya kontes menggambar kartun Nabi Muhammad SAW. Partai sayap kanan itu sendiri oleh intelejen Jerman sudah dikategorikan dalam kelompok ekstrimis.

Terdapat sekitar 4 juta muslim di Jerman. Dan mereka yang tergabung dalam kelompok yang taat tersebut diperkirakan mencapai 4000 orang. (mus-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *