Di Jombang, DPT Pilgub Tembus 1.003.833 Orang

Di Jombang, DPT Pilgub Tembus 1.003.833 Orang

Bintang Pos, Surabaya – Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jombang untuk pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 29 Agustus mendatang ditetapkan sebanyak 1.003.833 pemilih.
Dengan rincian pemilih berjenis kelamin laki-laki sebanyak 499.532 orang, sedangkan pemilih perempuan sebesar 504.201 orang. Para pemilih tersebut akan memberikan suaranya di 2.147 TPS (tempat pemungutan suara) yang tersebar di 21 kecamatan.

Diketahuinya jumlah DPT Pilgub tersebut setelah KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Jombang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi jumlah pemilih di ruang pertemuan setempat, Selasa (16/7/2013). Selain KPU, seluruh petugas PPK dari 21 kecamatan di Jombang juga hadir.

Dalam rapat pleno tersebut, masing-masing perwakilan PPK membacakan jumlah DPT serta jumlah TPS di masing-masing kecamatan. Dari pembacaan itu diketahui bahwa DPT paling banyak adalah Kecamatan Jombang Kota, yakni mencapai 107.160 pemilih. Sedangkan jumlah TPS-nya sebanyak 238 buah.

Setelah Jombang Kota disusul Kecamatan Diwek sebanyak 80.927 pemilih dan jumlah TPS sebanyak 177 unit. Untuk kecamatan yang paling sedikit jumlah pemilihnya adalah Ngusikan, yakni 17.332 orang. “Sedangkan jumlah TPS di Kecamatan Ngusikan sebanyak 38 buah,” ujar Medan Amrullah, Ketua Pokja Pemutakhiran Data Pemilih.

Dia menjelaskan, dibanding dengan jumlah DPT pemilihan bupati (Pilbup) 5 Juni lalu, DPT Pilgub mengalami peningkatan sekitar 7 persen. DPT Pilbup, lanjut Medan, sebesar 998.364 orang. Sedangkan Pilgub sebanyak 1.003.833. “Ini wajar, karena waktunya bertambah, jadi jumlah pemilih juga bertambah. Yang aneh, kalau waktu bertambah, tapi jumlah pemilih berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jombang, Machwal Huda menambahkan, meski
pihaknya sudah menetapkan DPT namun hal itu bukan harga mati. Artinya, bagi warga Jombang yang belum masuk dalam DPT masih bisa disusulkan hingga 14 Agustus mendatang.

“Selain itu, masyarakat yang belum masuk DPT bisa menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP), kartu susunan keluarga (KSK), serta identitas lain sesuai ketentuan MK (Mahkamah Konstitusi), untuk memberikan suaranya di TPS,” kata Machwal menegaskan. (bjt)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *