Demokrat Siapkan “Silent Operation” untuk Kuasai Jakarta

Demokrat Siapkan “Silent Operation” untuk Kuasai Jakarta

Bintang Pos, Jakarta – Pihak Partai Demokrat (PD) mengakui, Pemilu 2014 merupakan tantangan berat yang harus dihadapi, mengingat semakin menurunnya elektabilitas partai itu di mata publik. Oleh sebab itu, PD pun mempersiapkan taktik dan strategi khusus guna memenangkan pertarungan dalam Pemilu 2014 mendatang, khsusunya di wilayah ibukota DKI Jakarta.

“Namanya strategi atau taktik itu, kan internal. Dapur itu. Kalau dapur, itu kan tidak bisa disampaikan ke luar. Nanti bumbunya ketahuan orang-orang,” kata Wakil Ketua Majelis Tinggi PD, Marzuki Alie, di sela-sela kegiatan Silaturahmi dan Pembekalan Caleg DPR RI dan DPRD DKI Jakarta, di Jakarta, Selasa (25/6).

Namun, Marzuki yakin PD dapat berkompetisi dengan baik dan memenangkan Pemilu 2014, meski semua partai politik (parpol) adalah lawan berat. Menurunnya elektabilitas PD saat ini di matanya bukanlah sebuah hambatan.

“Tahun 2008 lalu, kami juga pernah turun mencapai 10 persen. Tetapi pada Pemilu 2009, kami mendapatkan 21 persen,” tutur Marzuki yang juga adalah Ketua DPR RI itu.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Umum DPD PD DKI Jakarta, Nachrowi Ramli. Dia mengakui, pemilu kali ini merupakan tantangan terberat bagi Partai Demokrat. Menurutnya, jika pada 2009 elektabilitas Demokrat mencapai 34,17 persen, namun pada 2012 elektabilitas itu menurun hingga 18 persen.

“Ini ancaman serius buat kita, karena ini adalah ibukota. Makanya, seluruh kader harus siap bertarung memenangkan Pemilu 2014. Demokrat punya 21 caleg DPR RI dan 106 caleg DPRD DKI potensial yang akan bertarung di pemilu nanti,” kata Nachrowi.

Seluruh kader dan caleg PD, lanjut Nachrowi, tidak perlu risau dan pesimis melihat kondisi partai saat ini. DPD PD DKI Jakarta sendiri menurutnya telah melakukan sejumlah langkah guna menghadapi pemilu mendatang. Di antaranya yakni dengan melakukan restrukturisasi organisasi partai, menyusun pola organisasi, sekaligus memetakan wilayah “peperangan”.

“Tidak perlu risau, karena kita bekerja silent operation,” tutur Nachrowi. “Siapkan mental dan psikis yang baik. Setelah itu, siapkan strategi dan taktik penggalangan,” sambungnya, sembari berpesan kepada setiap caleg untuk fokus bekerja, melakukan upaya penggalangan dukungan di daerah pemilihannya masing-masing.(bsc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *