Pemkab Pamekasan Ajak AJP Bangun Daerah Menyajikan Informasi Edukatif

Pemkab Pamekasan Ajak AJP Bangun Daerah Menyajikan Informasi Edukatif

Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengajak komunitas jurnalis di wilayah setempat, agar bersama-sama komitmen dan berkolaborasi membangun daerah dengan menyajikan berita edukatif bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Arif Rachmansyah dalam kegiatan Kongres IX Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) di Kota Malang, Jumat (26/11/2021) malam.

“Melalui kesempatan ini kami mengajak seluruh insan pers, khususnya komunitas yang tergabung dalam organisasi AJP agar berpartisipasi membangun daerah dengan menyajikan informasi edukatif. Karena bagaimanapun media mempunyai efek luar biasa untuk kemajuan daerah,” kata Arif Rachmansyah.

Bahkan pihaknya berharap AJP dapat menjadi mitra pemerintah membangun berbagai program yang sudah dirancang, khususnya demi mewujudkan cita-cita Pamekasan sebagai daerah yang berdaya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.

“Jurnalis sebagai bagian dari petahelik pembangunan daerah mempunyai peran strategis, bisa jadi di suatu saat kepala daerah dan pemerintahan itu sukses berkat dukungan dari para jurnalis. Hal itu sangat mungkin terjadi, sehingga sangat dibutuhkan peran serta dari jurnalis untuk bersama membangun daerah,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya berharap pelaksanaan Kongres IX AJP 2021 berjalan lancar dan sukses, sekaligus dapat memilih pemimpin yang berintegritas dan bertanggung jawab terhadap kepentingan organisasi selama masa kepemimpinan.

“Seperti kita ketahui bahwa AJP ini termasuk salah satu organisasi jurnalis dengan jumlah anggota yang relatif banyak dari jumlah anggota, terdiri dari berbagai jurnalis yang bekerja di berbagai jenis media, baik cetak, elektronik maupun online. Dari itu kami sampaikan semoga sukses,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Miftahul Arifin kembali terpilih sebagai ketua dan terpilih secara aklamasi sebagai ketua dengan mengumpulkan sebanyak 19 suara. Sekaligus mengalahkan Moh Sholeh yang hanya mendapat dua dukungan suara sah dalam proses penjaringan calon ketua, satu suara lainnya dinyatakan tidak sah.

“Terima kasih kepada rekan-rekan sekalian atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, hal ini merupakan amanah dan tanggungjawab yang akan kami emban untuk dua tahun kedepan,” kata Miftahul Arifin, saat memberi sambutan usai kembali terpilih sebagai Ketua AJP.

Pada pelaksanaan Kongres AJP 2021, diikuti sebanyak 22 orang dari total sebanyak 27 orang anggota AJP yang berasal dari berbagai media cetak, elektronik maupun online. Beberapa di antaranya tidak hadir dalam kegiatan kongres karena alasan berbeda. [brj]

Pelanggan Menunggak, PDAM Bangkalan Rugi Rp 2,1 Miliar

Pelanggan Menunggak, PDAM Bangkalan Rugi Rp 2,1 Miliar

bintangpos.com, Bangkalan  – Sebanyak 1.100 pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) menunggak bayar iuran bulanan. Namun hingga kini hanya 159 sambungan pelanggan yang diputus.

Plt Direktur PDAM Bangkalan Joko Supriyono menyebutkan, adanya tunggakan itu merugikan pihak PDAM. Sebab, akibat pelanggan tak membayar iuran pihaknya mengalami kerugian sebesar Rp 2,1 miliar.

“Dari jumlah pelanggan yang menunggak itu jika dinominalkan sebanyak Rp 2,1 miliar,” ungkapnya, Minggu (28/11/2021).

Ia juga mengatakan, dari ribuan pelanggan yang menunggak, tak hanya membayar iuran selama dua atau tiga bulan namun hingga dua tahun. Sehingga, sambungan diputus sementara sampai pelanggan membayar kembali.

“Iya, hanya diputus sementara tidak permanen. Pemutusan itu juga tidak serta merta namun melalui proses teguran lisan hingga tertulis,” tambahnya.

Dikatakan, pihaknya saat ini mengajukan bantuan keringanan pada Pemerintah Daerah untuk dilakukan pemutihan. Sehingga, pelanggan yang menunggak tak perlu membayar denda dan cara tersebut dinilai dapat meringankan beban pelanggan.

“Itu berlaku bagi semua pelanggan. Saat ini ada 24.000 pelanggan dan yang menunggak 1.100 itu. Namun jika tahun ini tidak membayar juga, maka akan kami putus semuanya dari jumlah 1.100 tersebut,” jelasnya.

Ia berharap, para pelanggan yang menunggak segera melunasi tagihan tersebut. Sehingga tidak ada pemutusan sambungan yang berdampak pada kesulitan mendapat aliran air bersih.

“Kami sudah melakukan pelayanan dengan baik, sebaiknya tunggakan segera diselesaikan agar tidak menjadi beban,” tandasnya. [brj]

Usai Pilkades Bupati Minta Masyarakat Kembali Bersatu tanpa Provokasi

Usai Pilkades Bupati Minta Masyarakat Kembali Bersatu tanpa Provokasi

Bintangpos.com, Sumenep – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sumenep pada Kamis (25/11/2021) telah usai. Hampir semua desa telah menyelesaikan proses penghitungan suara.

Bupati Sumenep, Ach. Fauzi meminta agar masyarakat kembali bersatu setelah Pilkades ini. Menurutnya, para calon dan para pendukungnya, baik yang terpilih maupun tidak, bisa beraktifitas kembali seperti biasa.

“Jadi tidak ada lagi provokasi-provokasi. Pilkades sudah selesai. Boleh beda pilihan, tapi jangan bermusuhan,” katanya.

Bupati Sumenep melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Pilkades di beberapa desa. Pemantauan tersebut dilakukan bersama jajaran Forkopimda, yakni Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, dan Ketua DPRD. Selain itu juga ikut mendampingi, Ketua Pengadilan Agama, dan Sekda Sumenep.

“Kami berharap tidak ada ‘polarisasi’ di masyarakat setelah Pilkades. Semuanya harus kembali bersatu untuk bersama-sama membangun desanya agar lebih baik,” tandasnya.

Ia meyakini tidak ada kecurangan dalam Pilkades kali ini, karena di tiap TPS ada dua saksi dari masing-masing calon. “Ini ada saksinya. Bukan cuma satu. Tapi dua. Jadi saya pikir kok sulit ya untuk terjadi kecurangan,” ucapnya.

Pada Kamis (25/11/2021), sebanyak 84 desa di 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep baik wilayah daratan maupun kepulauan, melaksanakan pilkades serentak. [brj]

Pilkades di Sumenep, Rudiyanto Raup Suara Terbanyak Namun Telah Meninggal

Pilkades di Sumenep, Rudiyanto Raup Suara Terbanyak Namun Telah Meninggal

Bintangpos.com, Sumenep – Ada yang tidak biasa dalam penghitungan perolehan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Rubaru, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Dari tiga calon kepala desa (cakades), yang memperoleh suara terbanyak adalah Rudiyanto, dengan 1.344 suara. Disusul Moh. Munandar 1.005 suara, dan Abdul Latif mengantongi 31 suara. Namun cakades yang memperoleh suara terbanyak, yakni Rudiyanto, telah meninggal dunia sebelum hari H pemungutan suara Pilkades. Rudiyanto merupakan calon petahana.

“Hasil penghitungan suara yang kami lakukan, almarhum Rudiyanto mendapatkan suara terbanyak. Selisih suaranya dibanding perolehan terbanyak kedua adalah 339 suara,” terang Ketua Panitia Pilkades Rubaru, Sumenep, Moh Fikri, Kamis (25/11/2021).

Versi masyarakat Desa Rubaru, Rudiyanto disukai karena selama menjabat kepala desa, cukup banyak kemajuan di Rubaru, termasuk infrastruktur. Selain itu, selama ini, almarhum dikenal selalu ada untuk masyarakatnya. Karena itu, masyarakat tetap bersikeras memilih Rudiyanto, meski sudah meninggal.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli menjelaskan, untuk Pilkades Rubaru tetap bisa dilangsungkan meski ada calon yang meninggal. “Di Desa Rubaru kan ada 3 calon. 1 meninggal. Jadi masih ada 2 calon. Ini memang boleh dan sah pemungutan suaranya,” terang Ramli.

Namun menurutnya, hasil pemungutan suara itu bisa disahkan apabila calon yang dipilih masih hidup. Apabila calon yang terpilih ternyata sudah meninggal, maka hasil pilkades ini tidak dapat disahkan.

“Karena itu, untuk Desa Rubaru ini harus dilakukan pemungutan suara ulang pada Pilkades berikutnya. Untuk menjalankan roda pemerintahan desa, maka Bupati nanti akan menunjuk PJ hingga pelaksanaan Pilkades berikutnya,” papar Ramli.

Peraturan tersebut berdasarkan Undang-undang nomor 6, PP 43, Perbup 54 tahun 2019, dan Perbup 15 Tahun 2021 tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Sumenep. Pada Kamis (25/11/2021), sebanyak 84 desa di 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep baik wilayah daratan maupun kepulauan, melaksanakan pilkades serentak. [brj]

Demi Pemerintahan Baik dan Hebat, Bupati Pamekasan Pastikan Transparansi di Lingkungannya

Demi Pemerintahan Baik dan Hebat, Bupati Pamekasan Pastikan Transparansi di Lingkungannya

Bintangpos.com, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam memastikan transparansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang dipimpinnya, guna memastikan kondisi pemerintahan yang baik dan hebat.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Publikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, tentang Pengelolaan Keuangan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBCHT) di Kota Malang, Sabtu (20/11/2021) lalu.

“Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan yang secara teknis dan pengelolaannya dikerjakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), harus jelas dan transparan, termasuk tentang DBCHT,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Bentuk transparansi tersebut tentunya harus dibuktikan dengan beragam informasi yang akurat, informatif dan edukatif. “Sosialisasi dan publikasi ini sebagai upaya penyeimbang informasi yang benar dan edukatif, khususnya bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya mengajak seluruh elemen OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan, untuk bersama menjadikan Pamekasan sebagai kabupaten yang hebat dan luar biasa, serta selalu menyajikan informasi yang positif dan edukatif.

“Mari jadikan Pamekasan ini sebagai kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten/kota maju lain di Indonesia. Sebab semangat kebersamaan dengan komitmen bersama tentunya dapat mewujudkan Pamekasan berkemajuan,” pungkasnya. [brj]

Sampang salurkan bantuan tanggap darurat untuk korban bencana

Sampang salurkan bantuan tanggap darurat untuk korban bencana

Bintangpos.com, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban bencana angin kencang yang melanda wilayah itu pada 10 dan 13 November 2021 di dua kecamatan, yakni Kecamatan Robatal dan Kota Sampang.

“Bantuan yang kami salurkan ala kadarnya, untuk meringankan beban korban bencana, sedangkan bantuan lanjutan berupa perbaikan bangunan yang rusak, masih kami usulkan ke Bupati Sampang melalui dinas terkait,” kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Pemkab Sampang Mohammad Fadeli di Sampang, Senin.

Fadali menuturkan bantuan diserahkan secara langsung kepada para korban pada Minggu (14/11) dengan disaksikan para aparat desa setempat dan camat di dua kecamatan, yakni Camat Sampang dan Camat Robatal.

Selain sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab Pemkab Sampang, bantuan itu juga atas instruksi langsung dari Bupati Sampang Slamet Junaidi.

“Permintaan bupati, agar para OPD bergerak cepat ke lapangan memberikan bantuan tanggap darurat apabila ada bencana alam,” katanya.

Bencana angin kencang yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Sampang pada 10 dan 13 November 2021 itu telah menyebabkan sedikitnya 12 bangunan berupa rumah, dapur dan kandang sapi warga rusak.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang, bencana berupa angin kencang merupakan salah satu jenis bencana yang sering terjadi saat musim hujan seperti sekarang ini.

Jenis bencana alam lainnya yang juga sering terjadi berupa banjir, tanah longsor dan bencana angin puting beliung. ant

Bupati Ra Latif Gandeng e-Commerce Lokal B-Lanja Dongkrak UKM Bangkalan

Bupati Ra Latif Gandeng e-Commerce Lokal B-Lanja Dongkrak UKM Bangkalan

Bintangpos.com, Bngkalan – Salah satu terobosan untuk mendongkrak sektor Usaha Kecil Menengah (UKM)  ialah dengan memasarkannya melalui online atau e-Commerce. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggandeng salah satu aplikasi buatan warga Bangkalan yang bernama B-Lanja.

Dengan aplikasi itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron berharap para pelaku usaha di Bangkalan memanfaatkan teknologi informasi sebagai sebuah peluang dalam mengenalkan dan memasarkan produk yang dihasilkan.

Menurut Ra Latif saat ini pemasaran tidak hanya dilakukan secara konvensional saja namun sudah memanfaatkan kemajuan era digital.

“Melalui e-Commerce ini para pelaku usaha dapat menjaring konsumen yang lebih luas. Masyarakatpun dapat berbelanja tanpa perlu keluar rumah dan bisa dimana saja hanya dengan bermodalkan smartphone,” kata Bupati melaunching Platform e-Commerce lokal B-Lanja di Pendopo Agung Bangkalan, Senin 15 November 2021.

Ra Latif sangat menyambut baik serta mengapresiasi pengembangan inovasi market place digital B-lanja. Melalui Platform tersebut, dirinya berharap dapat mengangkat potensi lokal di Kabupaten Bangkalan sekaligus memberikan akses yang lebih luas pada para pelaku usaha lokal dalam mempromosikan dan memasarkan produk sehingga bisa menjadi media dalam membuka peluang usaha, pekerjaan serta meningkatkan ekonomi masyarakat.

Sedangkan owner B-Lanja Mohammad Alydrus mengatakan bahwa platform yang dikembangkan memang untuk wadah bagi para pelaku usaha di Bangkalan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

“Ada beberapa layanan yang kami tawarkan melalui Paltform ini, diantaranya adalah pasar online yang menjual berbagai kebutuhan pokok dan produk pasar pada umumnya, toko online untuk berbagai produk fisik maupun digital, jasa serta pelayanan publik Bangkalan. Kedepan kami berharap platform ini bisa menembus nasional dan internasional,” harapnya. pemk

Juara Umum MTQ Jatim 2021 di Pamekasan Diraih Lamongan

Juara Umum MTQ Jatim 2021 di Pamekasan Diraih Lamongan

Bintangpos.com, Pamekasan – Kabupaten Lamongan, tampil sebagai juara umum ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Jawa Timur 2021, yang digelar di kabupaten Pamekasan, Selasa hingga Kamis (2-11/11/2021).

Bahkan status tersebut juga menjadikan kabupaten Lamongan, sebagai peringkat teratas ajang 4 (empat) tahunan yang tingkat provinsi Jatim yang diikuti peserta dari 38 kabupaten/kota di Jatim.

Terlebih para kafilah dari Gerbang Kertosusila, juga mendominasi pada 27 ajang perlombaan MTQ Jatim 2021. Sekaligus mengukir sejarah dan tinta emas dari peringkat 3 pada ajang MTQ Jatim 2019 menjadi juara umum.

“Dari total 38 kabupaten/kota yang terdata sebagai peserta, kabupaten Lamongan tampil sebagai juara umum ajang MTQ Jatim 2021 di Pamekasan,” Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Pamekasan, Halifaturrahman, Kamis (11/11/2021).

Keberhasilan Lamongan menjadi juara umum MTQ Jatim 2021, tidak lepas dari keberhasilan para kafilah asal daerah yang terkenal dengan Monumem Bandeng Lele, yang sukses mengumpulkan sebanyak 125 skor berdasar hasil penilaian dewan hakim.

“Juara umum pelaksanaan MTQ Jatim 2021, diraih kabupaten Lamongan dengan skor 125. Sementara untuk kabupaten Pamekasan, berada di posisi ketujuh dengan total skor 57,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Mamang.

Berdasar informasi berikut rangking 10 besar ajang MTQ Jatim 2021 di Pamekasan; Kabupaten Lamongan (125), Kabupaten Sidoarjo (123), Kabupaten Tuban (113), Kabupaten Gresik (88), dan Kabupaten Lumajang (87).

Selanjutnya Kabupaten Jombang (72), Kabupaten Pamekasan (57), Kabupaten Kediri dan Kabupaten Malang (55), Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Madiun (46), serta Kabupaten Nganjuk (39). [brj]

Bupati Pamekasan Badrut Tamam Bersyukur MTQ Jatim Berjalan Lancar

Bupati Pamekasan Badrut Tamam Bersyukur MTQ Jatim Berjalan Lancar

Bintangpos.com, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam bersyukur pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Jawa Timur 2021, berjalan lancar dan tidak ada klaster baru Coronavirus Disease 2019.

Hal tersebut disampaikan saat memberi sambutan dalam Penutupan MTQ Jatim 2021 di Lapangan Nagara Bhakti, Kompleks Mandhapa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (10/11/2021) malam.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan tidak ada kendala apapun, seluruh lomba berjalan lancar. Bahkan tidak ada kafilah maupun perangkat lainnya dinyatakan positif Covid-19, karena memang selama ini dilaksanakan protokol kesehatan secara ketat, semuanya negatif berdasar hasil swab,” kata Bupati Badrut Tamam.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan jika hal tersebut memang menjadi salah satu komitmen dan upaya selama pelaksanaan MTQ Jatim di Pamekasan. “Seperti kita tahu, seluruh kafilah MTQ memang diwajibkan untuk menyertakan sertifikat vaksin,” ungkapnya.

“Bahkan sebelum perhelatan akbar tingkat regional Jawa Timur ditutup, panitia juga kembali melakukan swab antigen kepada seluruh kafilah. Hal ini kita lakukan untuk memastikan bahwa seluruh kafilah khususunya para peserta dalam keadaan sehat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga kembali melakikan swab antigen kepada seluruh kafilah sebelum pelaksanaan penutupan berlangsung. “Selain itu, swab antigen juga kami lakukan sebelum penutupan (MTQ Jatim), tujuannya agar mereka kembali ke kabupaten/kota asal dalam keadaan sehat,” tegasnya.

Selama ini Pemkab Pamekasan selaku tuan rumah MTQ Jatim 2021, memang menargetkan 4 (empat) poin sukses pelaksanaan ajang empat tahunan tingkat provinsi. Salah satu di antaranya penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Untuk total kafilah MTQ Ke-XXIX Jatim 2021 di kabupaten Pamekasan, terdata sebanyak 1.303 orang dari 38 kabupaten/kota di Jatim terdaftar sebagai peserta. Serta total dewan hakim dan panitera atau juri tercatat sebanyak 128 orang.

Sementara untuk pelaksanaan MTQ Ke-XXX Tingkat Jatim Tahun 2023, dijadwalkan digelar di Kota Pasuruan. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan bendera MTQ Jatim dari Bupati Badrut Tamam kepada Walikota Pasuruan, Syaifullah Yusuf pada momemtum penutupan. [brj]

Masa Transisi, Penerapan Parkir Berlangganan di Bangkalan Belum Maksimal

Masa Transisi, Penerapan Parkir Berlangganan di Bangkalan Belum Maksimal

Bintangpos.com, Bangkalan – Penerapan sistem parkir berlangganan di Kabupaten Bangkalan belum maksimal. Hal itu diakui oleh Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan, Ahmad Siddiq. Salah satu penyebab belum maksimalnya penerapan parkir barlangganan karena baru berjalan enam bulan.

“Sehingga adanya transisi ini memerlukan waktu agar bisa diterapkan secara menyeluruh,” ujarnya, Jumat (5/11/2021).

Dampaknya, perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir belum sesuai target. Sehingga, pihaknya akan terus menggenjot penerapannya hingga diseluruh parkir pada bahu jalan.

“Untuk target PAD di Tahun 2021 ini sebanyak Rp 2 miliar,” tambahnya.

Selain itu, penerapan parkir berlangganan ini juga masih mendapat penolakan dari beberapa juru parkir. Sehingga, upaya sosialisasi dan pendekatan terus dilakukan agar dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik.

“Upaya pendekatan terus kami lakukan dibeberapa titik supaya penerapan ini dapat dilakukan dengan bagus,” ujarnya.

Ia menargetkan, penerapan secara menyeluruh dapat dilakukan di tahun 2022. Sehingga, ia optimis peningkatan PAD dapat dicapai.

“Melalui program parkir berlangganan ini diharapkan dapat menyumbang PAD lebih banyak lagi sehingga dukungan dari masyarakat juga dibutuhkan,” tandasnya. [brj]