Safari Jurnalistik di gelar PWI Sumenep ke sekolah-sekolah

Safari Jurnalistik di gelar PWI Sumenep ke sekolah-sekolah

Bintangpos,Sumenep – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep menggelar ‘Safari Jurnalistik’ ke sekolah-sekolah, khususnya sekolah menengah atas.

“Safari jurnalistik ini salah satu kegiatan dalam rangkaian Merdeka Pers. Ini merupakan cara kami, para wartawan untuk memaknai kemerdekaan,” kata Ketua PWI Sumenep, Syamsul Arifin.

Pada Kamis (11/08/2022), Safari Jurnalistik digelar di SMA Negeri Batuan, diikuti oleh 30 siswa dan siswi sekolah tersebut. Sebagian besar peserta adalah siswa ekstra kurikuler jurnalistik.

“Kami secara bergiliran ‘road show’ ke sekolah-sekolah, berbagi ilmu tentang dasar-dasar jurnalistik ke para siswa,” ujar Syamsul.

Ia berharap, kegiatan ‘Safari Jurnalistik’ ke sekolah-sekolah tidak sekedar membekali siswa tentang jurnalistik, tetapi juga memicu anggota PWI untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang jurnalistik.

“Prinsip Safari Jurnalistik ini adalah saling saring tentang jurnalistik. Para siswa bisa menjadi teman diskusi kami, sehingga membuat kami semakin tertantang untuk mengembangkan ilmu jurnalistik. Karena dari tahun ke tahun, pasti selalu ada ilmu yang baru,” tuturnya. Selain ‘Safari Jurnalistik’, dalam rangkaian kegiatan ‘Merdeka Pers’ PWI Sumenep juga menggelar Turnamen Tenis Meja, serta Sosialisasi Undang-undang Pers.bjm

Fasilitasi PPDB offline, semua SMP Swasta Surabaya buka stand di Balai Kota

Fasilitasi PPDB offline, semua SMP Swasta Surabaya buka stand di Balai Kota

Bintangpos.com,Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfasilitasi SMP swasta untuk menggelar Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) offline di Balai Pemuda, Selasa (12/7/2022). Pelaksanaan PPDB offline itu memberikan kemudahan bagi orangtua calon siswa yang ingin mendaftarkan anaknya di SMP swasta.

Kepala Bidang Sekolah Menengah, Dinas Pendidikan Surabaya, Tri Endang Kustianingsih mengatakan, pelaksanaan PPDB swasta diikuti oleh 30 stand sekolah se-Surabaya. Para orangtua punya kesempatan memilih sekolah terbaik yang sesuai dengan keinginan.

“Sebenarnya SMP swasta itu sudah kita fasilitasi PPDB Dispendik Surabaya secara online juga, namun ternyata masyarakat masih belum banyak yang tahu kalau SMP swasta juga membuka pendaftaran sampai 14 Juli 2022,” kata Endang di Surabaya, Rabu (13/7/2022).

Endang menyampaikan, di pendaftaran PPDB SMP swasta orang tua akan dipandu langsung oleh guru dari masing-masing sekolah, nantinya setiap perwakilan dari sekolah akan menjelaskan berbagai fasilitas yang dimiliki. Pada dasarnya, ia menjelaskan, setiap sekolah SMP negeri maupun swasta itu sama kualitas dan baiknya.

“Artinya dari segi kualitas tidak ada bedanya, negeri maupun swasta. Karena kami juga memfasilitasi guru untuk meningkatkan kompetensi dalam hal meningkatkan proses pembelajaran sesuai kurikulum merdeka,” jelas Endang.

Ia berharap dengan adanya PPDB SMP swasta ini, para orang tua dapat memanfaatkan dengan baik sesuai program unggulan yang diminati. PPDB offline yang digelar bersamaan dengan penyelenggaraan seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional (FLS2N) itu ada beberapa stand SMP swasta.

Diantaranya ada SMP Muhammadiyah, SMP Pirngadi, SMP 17 Agustus 1945, SMP Stella Maris, SMP YBPK dan masih banyak lainnya dari berbagai wilayah, mulai dari Surabaya pusat, timur, utara selatan dan barat. “Kami buka PPDB SMP swasta secara offline dua hari, mulai hari ini hingga besok Rabu (13/7/2022), bersamaan dengan seleksi FLS2N untuk tingkat Kota Surabaya,” jelas Endang.

Mengenai PPDB swasta, lanjut dia, saat ini sudah ada 181 SMP Swasta yang sudah memenuhi kuota di pendaftaran online melalui website Dispendik Surabaya. Sehingga dengan adanya pendaftaran offline SMP swasta di Balai Pemuda, kuota dari 30 sekolah tersebut bisa terpenuhi.

“Meskipun di web juga ada, kita bantu juga SMP swasta untuk membuka meja stand pendaftaran di sana. Kemudian nanti diarahkan pendaftaran secara online di lokasi. Kami menunjukkan ke masyarakat bahwa sekolah di Surabaya itu banyak, bukan hanya negeri saja, tapi ada swasta dengan program unggulannya,” paparnya.

Yang perlu dibawa saat pendaftaran offline, diharapkan orang tua calon siswa membawa kelengkapan seperti Kartu Keluarga (KK) dan surat keterangan lulus. Apabila memiliki surat keterangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) diharapkan juga dibawa sebagai buktinya. Pelaksanaan PPDB SMP swasta ini, digelar mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta, Erwin Darmogo mengapresiasi Disdik Surabaya karena telah memberikan fasilitas SMP swasta untuk memenuhi kuota siswa melalui pameran pendidikan di Balai Pemuda. “Kami harapkan orangtua yang anaknya belum mendaftar atau yang masing bingung mau sekolah di mana, bisa segera datang ke Balai Pemuda melihat langsung program unggulan di stan – stan SMP swasta yang ada,” kata Erwin.

Senada dengan Endang, Erwin mengatakan sekolah swasta di Kota Surabaya tidak kalah baiknya dengan negeri, mulai dari fasilitas, program dan kualitas tenaga pendidiknya. Setiap sekolah swasta juga punya berbagai latar belakang, mulai dari keagamaan, akademis, ekstrakurikuler dan lain sebagainya yang bisa disesuaikan dengan karakter calon siswa.

“Kalau orangtua masing bingung dan kesulitan daftar online bisa memilih di sini, mana saja yang cocok untuk anaknya. Pada PPDB swasta ini ada dua jalur yang disiapkan oleh masing – masing sekolah, ada jalur reguler dan mitra warga. Tetapi untuk jalur mitra warga sudah hampir penuh, sedangkan reguler masih banyak kuotanya,” urainya.

Salah satu sekolah yang punya program unggulan di Kota Pahlawan adalah SMP Margie Surabaya. Kepala SMP Margie Surabaya, Sagita Enggar mengatakan, ada berbagai program unggulan mulai dari pertukaran pelajar, sister school dengan Australia dan masih banyak lainnya.

Program pertukaran pelajar itu bukan hanya murid saja, akan tetapi juga bersama guru, mereka berkumpul di sebuah homestay di Australia. Dalam masa pandemi seperti ini, SMP Margie juga menerapkan sekolah online sehingga orang tua tidak perlu khawatir akan kesehatan putra-putrinya.

Di PPDB kali ini, SMP Margie Surabaya menyediakan dua rombongan belajar dengan total 40 siswa. Setiap rombelnya ada 20 siswa, sedangkan saat ini jumlahnya belum mencukupi.

“Masih kurang kuotanya. Kami harap bagi orang tuanya ingin mendaftar bisa konsultasi langsung di Balai Pemuda. Kami juga menerima siswa MBR sekitar 10 hingga 20 persen,” tandasnya. [bjm]

DPRD minta Pemkot sosialisasikan Beasiswa SMA di genjot, karena minim pendaftar

DPRD minta Pemkot sosialisasikan Beasiswa SMA di genjot, karena minim pendaftar

Bintangpos.com,Surabaya – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI, Khusnul Khotimah meminta Pemkot untuk memasifkan sosialiasi program beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya. Sebab hingga gelombang ketiga pendaftaran, jumlah pendaftar masih jauh dari kuota yang diberikan.

“Pendaftaran beasiswa bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat sudah diperpanjang dua kali. Namun ternyata pendaftarnya hanya 5 ribu siswa pada saat penutupan pada 8 Juli 2022 lalu. Padahal kuota beasiswa sebanyak 13.415,” kata Khusnul saat dihubungi, Selasa (12/7/2022).

Khusnul menduga, minimnya pendaftar karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan Pemkot Surabaya, dalam hal ini Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) selaku perangkat daerah yang bertanggung jawab melaksanakan program ini.

“Komisi D DPRD Surabaya sudah rapat bersama Disbudporapar, Bagian Hukum dan Dinas Sosial (Dinsos). Saya minta agar sosialisasi lebih digencarkan. Manfaatkan jaringan yang ada. Seperti RT, RW, organisasi pemuda atau komunitas pemuda lainnya. Sebab program ini menyasar kepada para pemuda jenjang menengah atas,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini juga mengaku, sangat menyayangkan petunjuk teknis (juknis) beasiswa SMA sederajat ini baru diberikan ke Komisi D sekarang. Padahal juknis sudah ditandatangani kepala dinas pada 29 Maret 2022. “Seandainya Komisi D tahu juknisnya, kami bisa memberikan masukan-masukan agar program beasiswa ini sukses,” katanya.

Pendaftaran beasiswa yang ditutup pada 8 Juli 2022 lalu itu merupakan perpanjang yang kedua. Sebelumnya, pemkot sudah membuka pendaftaran sejak 17-24 Juni 2022. Karena masih belum banyak pendaftar, diperpanjang hingga 30 Juni 2022. Meski sudah diperpanjang, masih saja belum banyak yang mendaftar. Akhirnya pemkot memutuskan untuk memperpanjang lagi masa pendaftaran hingga 8 Juli 2022.

“Rencananya pemkot dalam waktu dekat ini juga akan membuka pendaftaran lagi. Saya tekankan agar memasifkan sosialisasinya, agar pada pendaftaran berikutnya jumlah banyak,” tegasnya.

Terkait kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang digunakan sebagai syarat menerima beasiswa, kata Khusnul, Disbudporapar bisa berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Sebab KKM masing-masing jenjang berbeda.

Komisi D, lanjutnya, juga meminta Pemkot Surabaya untuk mengklasifikasi program intervensi untuk pemuda, agar bantuan serupa merata diterima para siswa. Sebab yang sudah menerima beasiswa dari program lain, agar tidak menerima beasiswa lagi dari program Pemuda Tangguh Surabaya.

Agar program ini bisa berjalan baik, Ning Kaka, sapaan lekat Khusnul Khotimah, juga meminta agar pemkot membuat call center atau help desk. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi terkait program ini.

Sementara itu, sesuai juknis, beasiswa ini berupa bantuan pendidikan yang diperuntukkan membeli buku, uang saku dan lainnya. Nilainya sebesar Rp200 ribu. Selain itu, siswa juga diberikan seragam pramuka, abu-abu, sepatu dan dua kaos kaki yang diberikan satu kali pada saat tahun ajaran baru.

“Semoga pada gelombang keempat nanti banyak pemuda Surabaya yang saat ini mengenyam pendidikan SMA/SMK/MA khususnya dari keluarga MBR banyak yang bisa mendapat beasiswa tersebut, karena kuotanya cukup banyak,” pungkasnya. [bjm]

Pagu tak terpenuhi, PPDB di Bangkalan

Pagu tak terpenuhi, PPDB di Bangkalan

Madura9,Bangkalan – Jumlah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bangkalan terdapat selisih 1.822 pagu yang belum dipenuhi.

Kepala Seksi (Kasi) SMA Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Bangkalan Moh. Fauzi menyebutkan hingga akhir masa PPDB, jumlah pagu yanh dipenuhi hanya sebanyak 4.600 saja. Padahal, jumlah total pagu sebanyak 6.422 .

“Iya belum terpenuhi, pagunya 6.422 namun hanya dipenuhi 4.600 saja. Jadi masih ada dua ribuan yang belum terpenuhi,” ungkapnya, Kamis (7/7/2022).

Menurutnya, tidak terpenuhinya pagu peserta didik tersebut bukan hal baru. Sebab, setiap tahunnya pagu yang dimiliki Cabdin memang belum pernah terpenuhi. Tetapi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, PPDB tahun ini lebih baik.

“Sebetulnya tiap tahun itu tidak pernah terpenuhi. Total pagu itu kami bagi pada 20 sekolah, antarsekolah tidak sama. Tahun ini ada 3 sekolah yang mampu memenuhi, kalau sebelum-sebelumnya tidak pernah terpenuhi,” imbuh Fauzi.

Salah satu penyebab tidak terpenuhinya pagu siswa tersebut yaitu banyaknya sekolah swasta serta orang tua yang lebih memilih agar anaknya melanjutkan pendidikan di pesantren. Hal seperti itu, lanjut Fauzi, sudah lumrah dan sangat wajar. Mengingat, ada banyak tipe pendidikan yang bisa dipilih oleh setiap anak atau orang tuanya.

“Wajar dan tidak masalah, yang penting sama-sama pendidikan. Sekarang kan kualitas pendidikan sudah sama saja, baik swasta maupun negeri,” ujar Fauzi.

Dia mengimbau setiap sekolah memiliki prestasi yang bisa diunggulkan. Sebab, dengan keunggulan tertentu, sekolah tersebut akan gampang dikenal sehingga akan mudah untuk memenuhi pagu siswa. “Setiap sekolah itu memang harus ada yang ditonjolkan dari segi prestasi, karena hanya dengan itu bisa menarik minat orang tua dan calon peserta didik,” pungkasnya. [bjm]

Fokus Kemendikbudristek, Pulihkan Pendidikan Akibat Pandemi

Fokus Kemendikbudristek, Pulihkan Pendidikan Akibat Pandemi

Bintangpos, Jakarta Pemerintah terus melakukan sejumlah langkah guna mendorong kerja bersama dalam melakukan pemulihan pembelajar pada masa pandemi Covid-19. Mempertimbangkan pergerakan kasus Covid-19 yang mulai terkendali, pemerintah terus memperbarui dan melakukan penyesuaian kebijakan dalam upaya mengoptimalkan pemulihan layanan pendidikan.

“Kemendikburistek memiliki berbagai pilihan dalam upaya pemulihan pembelajaran yakni dengan mendorong partisipasi peserta didik dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen yang aman dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan SKB 4 menteri yang sudah diterbitkan,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Paudikdasdikmen), Kemendikbudristek, Jumeri, Kamis (16/6).

Jumeri mengatakan, Kemendikbudristek memberi pilihan kepada satuan pendidikan untuk dapat memilih kurikulum pembelajaran yang paling tepat, serta memberi kelonggaran atas penggunaan dana BOS, dan alokasi dana tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan prioritas selama masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sri Purwaningsih mengatakan, terdapat strategi yang dapat dilakukan pemerintah sebagai upaya pemulihan pendidikan pascapandemi.

“Bersama kementerian terkait secara intensif kita harus terus melakukan pembinaan umum dan teknis sesuai kewenangan untuk meningkatkan dan menguatkan kapasitas pemerintah daerah (pemda) dalam melaksanakan pemulihan pendidikan di masa pandemi Covid-19 sesuai dengan SKB 4 Menteri,” ucap Sri.

Sri juga mendorong para kepala daerah untuk bersinergi dan mendukung kementerian dalam melaksanakan pembelajaran dan pendidikan yang aman di masa pandemi Covid-19. Hal ini bertujuan untuk mencapai pemenuhan layanan pendidikan bagi semua warga negara terutama bagi anak usia PAUD di daerah pelosok.(jp)

Kader IPNU Probolinggo Tekuni Budidaya Jamur

Kader IPNU Probolinggo Tekuni Budidaya Jamur

Bintangpos,Probolinggo-Seorang kader IPNU Kabupaten Probolinggo terus berwirausaha dengan mengembangkan budidaya jamur. Ia adalah Indra Wahyudi asal Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Wahyudi merintis budidaya jamur ini sejak tahun 2020 tepatnya di masa pandemi. Ia mengaku di masa pandemi kebanyakan kegiatan vakum, akhirnya ia berinisiasi untuk mengembangkan bisnis budidaya jamur. Dirinya menceritakan awal mula tertarik membudidayakan jamur sejak di bangku SMA.

“Saya mulai tertarik budidaya jamur semenjak di SMA. Waktu itu termotivasi dari salah satu teman yang sukses dalam budidaya jamur tiram ini. Selain itu, budidaya jamur tidak butuh banyak waktu untuk perawatannya dan juga tidak mahal, modalnya hanya dengan Rp 500 ribu,” katanya, Kamis (16/06/2022).

Hebatnya, setiap pagi Wahyudi memasarkan jamur tiramnya ke Pasar Leces.  “Sejak jam 02.00 dini hari saya kadang sudah keluar dari rumah menuju pasar untuk berjualan jamur hasil budidaya sendiri,” ujarnya.

Dari bisnis yang dijalankan selama dua tahun ini, kini Wahyudi telah memiliki kumbung jamur yang besar.

“Harapannya untuk bulan depan ini saya mampu membuat kumbung lagi karena sudah tidak muat,” ungkap Wakil Sekretaris PAC IPNU Kecamatan Leces ini.

Dirinya berpesan kepada kader IPNU IPPNU untuk mengasah bakat sejak dini agar mengetahui potensi yang dimiliki.

“Mulai dari sekarang asahlah bakat atau potensi yang kita miliki. Karena kita tidak tahu, potensi yang akan kita miliki nanti akan menjadi profesi,” pungkasnya .(NUJ)

Pemkab Bangkalan Lakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Dengan Perpustakaan UTM

Pemkab Bangkalan Lakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Dengan Perpustakaan UTM

Bintangpos.com, Bangkalan – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangkalan melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Kamis (2/6/2022).

Acara yang digelar di Gedung Rektorat UTM lantai 5 tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bangkalan Agus Sugianto Zein beserta jajarannya. Sementara dari pihak UTM dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Deny Setya Bagus Yuherawan serta Kepala Perpustakaan UTM Iriani Ismail.

Kepala Diskominfo Agus Sugianto Zein dalam sambutannya mengatakan bahwa kerjasama yang dilakukan dengan Perpustakaan UTM sangatlah penting. Hal itu untuk mengembangkan gerakan literasi di lingkungan pemerintah pada khususnya.

“Gerakan membangun literasi merupakan langkah awal untuk menuju sebuah kemajuan. Tanpa literasi yang bagus mustahil sebuah daerah bisa berkembang,” ujarnya.

Seyogyanya pemerintah bisa membangun dan mendorong agar masyarakat gemar mencari literasi minimal dengan membaca buku atau informasi yang bisa diperoleh dari internet. Karena menurutnya saat ini dengan berkembangnya teknologi sangat mudah untuk mendapatkan informasi yang diperlukan.

“Tidak ada alasan untuk tidak membangun gerakan literasi karena saat ini dihadapan kita sejak bangun tidur sampai mau tidur lagi sangat mudah mendapat informasi,” imbuhnya.

Diskominfo sendiri kata Agus, mempunyai sejumlah fasilitas untuk mendukung gerakan literasi. Diantaranya lanjut Agus, Diskominfo mengelola Radio Bangkalan FM, ada juga majalah Lensa dan Web yang berisi informasi soal Kabupaten Bangkalan.

“Kita maksimalkan semua fasilitas itu untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat Bangkalan,” tuturnya.

Continue reading →
Pemkab Bangkalan Berikan Pentingya Pemahaman Keselamatan Lalu Lintas Ke Pelajar

Pemkab Bangkalan Berikan Pentingya Pemahaman Keselamatan Lalu Lintas Ke Pelajar

Bintangpos.com, Bangkalan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan melaksanakan road show ke sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan dalam rangka sosialisasi tertib lalu lintas kepada pelajar. Lokasi yang dipilih adalah UPTD SMPN 7 Bangkalan, Selasa (31/5/2022). 

Kepala Dishub Bangkalan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan, Agung Firmansyah mengatakan, tujuan sosialisasi kepada para pelajar untuk memberikan pemahaman tentang pengetahuan Prasarana Keselamatan lalu lintas dan etika berlalu lintas.

Dijelaskanya, Pendidikan diharapkan mampu membentuk pribadi cerdas dan bertanggungjawab, salah satunya ketika berlalu lintas jalan.

Pendidikan keamanan di jalan raya (road safety education) memainkan peranan penting dalam membentuk sikap dan perilaku anak dan remaja. Dengan pemahaman tersebut dapat mendorong mereka menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab. “Mencetak pribadi seperti itu akan semakin maksimal saat diterapkan sejak pelajar ,” ujarnya

Continue reading →
Mendikbudristek Luncurkan Program Revitalisasi Bahasa Daerah

Mendikbudristek Luncurkan Program Revitalisasi Bahasa Daerah

Bintangpos.com, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meluncurkan kebijakan terbaru Merdeka Belajar. Program yang masuk dalam episode 17 ini bergerak dalam Revitalisasi Bahasa Daerah.

“Hari ini kami meluncurkan Merdeka Belajar episode 17 yakni Revitalisasi Bahasa Daerah dan Merdeka Belajar ini kami lakukan pas dengan hari Bahasa Ibu Internasional 21 Februari,” kata dia dalam Peluncuran Merdeka Belajar Episode 17: Revitalisasi Bahasa Daerah, Rabu (23/2).

Nadiem mengatakan program ini dibentuk guna melindungi bahasa daerah dari kepunahan. Dikatakan olehnya, secara global dalam 30 tahun terakhir ada 200 bahasa daerah yang punah di seluruh dunia.

Angka tersebut tentunya sangat besar. Mengingat bahwa Indonesia memiliki sejumlah bahasa daerah, apabila hal itu terjadi secara signifikan, maka kekhasan daerah tersebut akan terkikis.

Ia pun menambahkan, program ini dibangun agar kekayaan bahasa daerah Indonesia tetap terjaga, yang mana terdapat 718 jenis bahasa daerah. “Tapi sayang sekali banyak bahasa daerah yang terancam punah,” kata dia.

Nadiem pun meyakinkan, program ini diluncurkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, yakni bahasa bukan sekadar kumpulan kata. Namun, juga merupakan identitas suatu bangsa.

“Kalau bahsa daerah kita punah itu artinya kita kehilangan identitas, kehilangan kebhinekaan, kita hilang bukan hanya sejarah tapi segala jenis kearifan lokal,” tandas dia. (jps)

Penghentian PTM, Ratusan Guru dan Siswa di Kota Bogor Positif Covid-19

Penghentian PTM, Ratusan Guru dan Siswa di Kota Bogor Positif Covid-19

Bintangpos.com, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Bogor, Jawa Barat, mengungkapkan, 561 guru dan siswa terpapar Covid-19 dari klaster sekolah. Karena itu dapat dimaklumi jika Satgas Covid-19 belum mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) di semua jenjang.

”Jadi penghentian PTM, bukan dispendik yang menentukan, tapi satgas. Tapi memang salah satunya mungkin melihat angka positif Covid-19 itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi seperti dilansir dari Antara di Kota Bogor.

Hanafi menyebutkan, penyebaran kasus positif Covid-19 terdapat di 31 sekolah dari semua jenjang. Dari 561 orang positif Covid-19 itu, sebanyak 342 orang tidak bergejala, 160 bergejala ringan, 36 gejala sedang berat, dan 23 belum diketahui.

Semua data itu, kata Hanafi, bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Bogor. Sebab, yang mengawasi penularan penyakit virus korona tersebut kewenangan dinkes.

Dengan begitu, dinas pendidikan hanya sebagai pelaksana kebijakan akhir dari Wali Kota Bogor mengenai pelaksanaan pembelajaran baik secara jarak jauh maupun tatap muka. Kebijakan tersebut dituangkan melalui surat keputusan Wali Kota yang telah dua kali diperbarui pada Februari.

”Pertama, pada menerbitkan Surat Keputusan (SK) Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor Nomor 01/STPC/02/2022 yang menghentikan PTM di semua jenjang selama satu pekan, 2–7 Februari,” terang Hanafi.

Saat ini, lanjut dia, penghentian tersebut diperpanjang dengan Surat Edaran (SK) Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor Nomor 02/STPC/02/2022 dari tanggal 8–14 Februari. ”Pekan depan diperpanjang atau tidak, saya belum tahu. Kami menunggu kebijakan Satgas selanjutnya,” ucap Hanafi.

Sambil menunggu kebijakan tersebut, Hanafi menjelaskan, seluruh jenjang sekolah di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kota Bogor taat terhadap aturan dengan tidak melaksanakan PTM. (jps)