Bupati Bangkalan Ra Latif Sosialisasikan Aturan PPKM Darurat ke Takmir Masjid

Bupati Bangkalan Ra Latif Sosialisasikan Aturan PPKM Darurat ke Takmir Masjid

BintangPos, Bangkalan –  Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyosialisasikan aktivitas peribadatan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kepada puluhan takmir masjid di Pendapa Agung. Itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya salah persepsi di masyarakat.

Bupati yang biasa disapa Ra Latif itu mengatakan, pemerintah meniadakan kegiatan di tempat peribadatan selama penerapan PPKM darurat. Itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 2019 di wilayah Jawa dan Bali.

”Sesuai dengan Inmendagri, ada peniadaan salat berjamaah. Sebab, sekarang ibadah dilakukan di tempat (rumah) masing-masing,” ucapnya.

Sangat penting dilakukan sosialisasi kepada semua takmir masjid agar tidak salah persepsi tentang pemberlakuan Imendagri. Diharapkan, para tokoh yang mengikuti sosialisasi itu dapat menindaklanjuti kepada masyarakat. Dengan demikian, tidak ada anggapan pemerintah melarang masyarakat beribadah.

”Kami hanya menyampaikan aturan PPKM darurat yang ada Imendagri yang diberlakukan oleh pemerintah pusat ke pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Kami meminta kerjasama yang baik, sebisa mungkin diberikan pemahaman kepada maysarakat,” imbaunya.

Selain pemberlakukan peniadaan kegiatan di peribadatan, pemerintah pusat juga mengatur masalah penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha. Pelaksanaannya harus dilakukan sesuai protokol kesehatan (prokes).

”Pendistribusian (hewan kurban) dikirim ke rumah masing-masing yang sudah memiliki kupon,” jelas mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menjelaskan, salah satu poin pengetatan dalam penerapan PPKM darurat adalah peniadaan ibadah di masjid dan musala secara berjamaah. Tujuannya, menghindari terjadinya penularan Covid-19.

”Agar tidak terjadi mispersepsi dari para takmir masjid, bupati memandang perlu menyampaikan langsung aturan tersebut kepada para takmir masjid,” imbuhnya.

Dari dialog yang dipimpin langsung oleh bupati, para tokoh agama diharapkan dapat menerapkan dan memahami kondisi yang saat ini terjadi. ”Harapannya, dialog interaktif tersebut juga disampaikan kepada seluruh jamaah di tiap tempat peribadatan,” pungkasnya. Ram

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *