BDH: Potensi Jatim Tak Tergarap Maksimal

BDH: Potensi Jatim Tak Tergarap Maksimal

Bintang Pos, Batu – Bakal Calon Gubernur Jatim (Bacagub) Jawa Timur Bambang DH (BDH) terus memanaskan mesin politik PDI Perjuangan (PDIP). Kali ini, mantan wali kota Surabaya itu menyapa ratusan kader banteng di Kota Batu, kemarin. 

Sebelum bertemu dengan kader PDIP, pria yang akrab disapa BDH itu sempat bertemu dengan puluhan petani bunga potong di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Di hadapan para petani, dia bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan dan para buruh di Jatim. Menurut Bambang, masih banyak cara bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Misalkan saja membuka jalur ekspor bunga potong ke Kawasan Asean dan Eropa.

“Selama ini produk bunga potong dari petani bunga di Kota Batu hanya terjual ke Rawa Belong di Jakarta. Padahal peluang pasar di luar negeri masih luas. Hal itulah yang akan kita bangun supaya kesejahteraan petani bunga bisa meningkat,” ungkapnya. Demikian halnya dengan kesejahteran nelayan. Menurut Bambang, selama ini hasil tangkapan ikan dari petani di Jatim sangat tinggi. Namun ada kendala teknis dilapangan belum bisa terurai saat ini.

Hasil tangkapan ikan itu, dikirim ke Tanjung Benoa- P Bali. Setelah melalui proses packing, ikan yang ditangkap nelayan di Jatim dibawa ke Bandara Udara Ngurah Rai, setelah itu diterbangkan ke Jepang, Hongkong dan kota lainnya. Diterangkan, kelemahan petani dan nelayan di Jatim, sehingga tidak bisa langsung mengekpor produksi sumber daya alam yang ada di Jatim. Karena petani dan nelayan di Jatim tidak memiliki jaringan eksportir di luar negeri.

“Saat ini seluruh kegiatan eskpor dan impor selalu lewat Singapura. Padahal Singapura negara kecil,” tandasnya. Kehadiran Bambang ke Kota Batu, memiliki misi untuk memetakan berbagai persoalan di lapangan. Misalkan masalah pengentasan kemiskinan, pemerataan infra struktur, pemerataan pembangunan ekonomi. Perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. “Di Jatim merupakan salah satu lumbung kemiskinan tingkat nasional.

Saat ini perbandingan sikaya dan si miskin naik dari 0,34% menjadi 0.38%. Ketika saya mengetahui persoalan di lapangan. Maka cepat untuk mencarikan solusinya,” ungkap Bambang. Menurut Bambang, APBD Provinsi Jatim mestinya bisa lebih dari Rp15 trilun. Karena potensi PAD Jatim masih bisa ditingkatkan lagi. Ketika APBD Provinsi Jatim meningkat, dia ingin memberikan pelayanan sekolah gratis dan peningkatan kualitas kesehatan bagi semua lapisan masyarakat.

Setelah bertemu dengan petani, road show calon Gubernur Jatim ini dilanjutkan ke Kantor DPC PDIP Kota Batu, di Jalan Oro Oro Ombo. Di tempat itu mantan wali kota Surabaya dua periode ini memberikan suntikan semangat kepada ratusan kader partai berlambang kepala banteng bermoncong putih. Ketua DPD PDIP Jatim, Sirmadji menyatakan, meski pasangan cawali PDIP Bambang DHSaid Abdullah, terlambat dimunculkan ke permukaan.

Dia optimis bawasannya duet cagub dari PDIP ini bisa diterima semua lapisan masyarakat.“ Buktinya beberapa waktu lalu, kita menemani Pak Said, sosialisasi di wilayah timur. Respon masyarakat atas kehadiran calon pemimpin Jatim luar biasa,” tandas dia.(sin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *