Bambang DH Minta Masyarakat Waspadai Politik Uang

Bambang DH Minta Masyarakat Waspadai Politik Uang

Bintang Pos, Bojonegoro – Calon Gubernur (Cagub) Jatim Bambang DH meminta masyarakat mewaspadai politik uang dalam Pilkada Jatim dengan menolak dan menangkap pelakunya.

“Saya telah menemukan kasus politik uang di dalam Pilkada Jatim di Madiun. Semuanya saya sampaikan kepada media massa agar diketahui masyarakat,” katanya dalam kampanye yang dihadiri simpatisannya di Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kamis.

Ia juga mengingatkan Pilkada Jatim yang lalu terpaksa harus diulang tiga kali, karena banyak terjadi kecurangan. Apalagi, di era Orde Baru kecurangan di TPS selalu terjadi dengan cara kertas suara yang sudah masuk dalam kotak suara diganti dengan kertas suara lain.

“Di Era Orde Baru kecurangan dengan mengganti kertas suara setiap pelaksanaan pemilu selalu terjadi. Karena itu masyarakat harus ikut mengawasi jalannya pelaksanaan Pilkada Jatim,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan programnya kalau terpilih sebagai Gubernur Jatim periode mendatang, yakni akan mengalokasikan anggaran pembangunan sebesar Rp500 juta/desa/tahun.

Program itu, katanya, bisa direalisasikan dengan perhitungan dengan jumlah sekitar 8.500 desa di Jatim kebutuhan anggarannya sekitar Rp5 triliun/tahun.

Bahkan, ia juga memprogramkan akan mengratiskan pendidikan mulai SD sampai SMU, juga SMK, sama dengan yang sudah dilakukan di Surabaya semasa dirinya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

“Di Surabaya kalau ada lembaga pendidikan yang masih menarik iuran kepada siswanya, maka izinnya saya cabut,” tegasnya.

Menyinggung Bojonegoro, katanya, sudah sepatunya daerah setempat bisa memperoleh pemasukan yang besar dari dana bagi hasil migas, sehingga warganya bisa ikut menikmati, dalam bentuk pendidikan gratis juga pembangunan di bidang lainnya.

Di desa setempat Bambang DH yang didampingi Ketua DPC PDI P Bojonegoro Budi Irawanto, Wakil Ketua DPC PDIP Bojonegoro Mugi Waluyo dan Sekretaris DPC PDIP Donny Bayu Setiawan meresmikan jembatan yang menghubungkan Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu dengan Desa Sidobandung, Kecamatan Balen.

Selain itu, ia juga bersilahturahmi dengan masyarakat di Desa Kunci, Kecamatan Temayang dan meninjau pemukiman warga yang longsor di tepian Bengawan Solo di Kelurahan Jetak, Kecamatan Kota. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *