Angel Lelga : Ngikut Peraturan KPU aja

Angel Lelga : Ngikut Peraturan KPU aja

Jakarta – Ketika banyak calon legislatif (caleg) merasa dibatasi dengan adanya pembatasan pemasangan alat peraga kampanye oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam kampanye pemilihan umum 2014, Angel Lelga justru berpendapat lain.

Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berpendapat, aturan itu sebenarnya malah banyak sisi positifnya. Selain ngirit biaya kampanye, juga mencerminkan kesetaraan buat para caleg supaya bisa berkampanye secara adil.

“Soal pembatasan alat peraga saya sangat setuju. Buat saya, itu malah mendorong para caleg untuk kerja lebih fokus, lebih total,” kata Angel dalam sebuah acara diskusi di Gedung KPU, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Angel mengaku tidak akan jor-joran memasang alat peraga. Dia menyatakan akan mempergunakan ketenarannya sebagai artis buat menyedot pemilih, ketimbang mengandalkan meriahnya spanduk atau baliho.

“Saya tidak terlalu banyak masang seperti itu. Kemarin hanya ucapan selamat Idul Fitri kayaknya sudah mengotori saja. Buat saya nanti sajalah, karena mereka sudah kenal saya,” ujar artis dangdut yang kini selalu tampil dengan mengenakan jilbab itu.

Angel menceritakan, awal masuknya ke partai berlambang Kabah itu karena sering mengikuti pengajian bulanan yang diadakan oleh istri-istri menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

“Awalnya perkumpulan dengan ibu-ibu menteri setiap bulan ada pengajian, dari situ istri Pak Suryadharma Ali ngajak komunikasi soal politik. Dan ditawari minat enggak untuk ikut ke partai,” ujar Angel yang maju sebagai caleg di Dapil Jawa Tengah V (Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta).

“Waktu dipinang nyaleg Pak Menteri Agama, saya enggak mau pakai jilbab. Tapi karena sering ikut meeting, semua pakai jilbab, saya risih sendiri, rambut saya terurai, saya merasa minder. Sampai rumah saya coba-coba pakai jilbab. Sekarang enggak enak kalau keluar enggak pakai jilbab. Hidayah itu ada,” cerita Angel.

Saat disinggung mengapa pilihannya jatuh ke PPP, Angel mengatakan, PPP tempat yang pas menurutnya. “Saya seorang mualaf, saya ingin pergaulan dan lingkungan kerja saya orang-orang muslim yang bisa memberikan efek keislaman saya,” tutur Angel yang mendapat nomor urut satu di Dapil Jateng V itu. ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *