Aktivis AJI dan PWI Kecam Pernyataan Anang Hermansyah

Aktivis AJI dan PWI Kecam Pernyataan Anang Hermansyah

Bintang Pos, Jember – Pernyataan artis Anang Hermansyah yang menyebut wartawan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, kekanak-kanakan mendapat kecaman dari aktivis Aliansi Jurnalis Independen Indonesia dan Persatuan Wartawan Indonesia.

Pengurus Divisi Organisasi AJI Jember Sri Wahyunik dan Ketua PWI Jember Effendi menyayangkan pernyataan Anang yang tak tepat. “Kekanak-kanakan merupakan kesan yang disimpulkan oleh Anang sendiri. Faktanya, berita dugaan korupsi, apalagi yang sudah ditangani Kejaksaan Negeri Jember dan sudah terkonfirmasi, bukanlah rekayasa media,” kata Wahyunik, Selasa (17/9/2013) malam.

“Terlepas dari kasus ini ada kepentingan tertentu atau tidak, kami sebagai pekerja media sudah berupaya bekerja profesional. Kami bekerja berdasarkan informasi di lapangan, untuk diklarifikasi kepada Anang, supaya pemberitaannya imbang dan tak terkesan mengadili,” tambah Effendi.

Ngunduh mantu Anang-Ashanty adalah salah satu acara dalam Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) 2012. Ditayangkan salah satu stasiun televisi nasional, acara itu digelar di Pendapa Wahyawibawagraha. Belakangan penggunaan dana BBJ dilaporkan salah satu lembaga swadaya masyarakat ke Kejaksaan Negeri Jember.

Kepala Kejaksaan Negeri Jember Aris Surya mengatakan, kejagung memberikan perhatian terhadap kasus ini. Tidak tertutup kemungkinan Anang juga dimintai keterangan oleh kejaksaan.

Dalam jumpa pers di Hotel Aston, Senin (16/9/2013) malam, Anang merasa kurang nyaman dengan pemberitaan tersebut. “Menurut aku sangat kekanak-kanakan, yang justru dihembuskan dan dibesarkan teman-teman wartawan, yang notabbene wartawatan Jember,” katanya.

“Saya tahu apa yang disampaikan Anang tidak bermaksud menyinggung perasaan kami. Tapi kalimat yang disampaikan tidak tepat. Kami berharap Anang menarik pernyataan tersebut,” kata Effendi. (brj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *