65 Ribu Warga Sidoarjo Tak Bisa Ikut Pilgub

65 Ribu Warga Sidoarjo Tak Bisa Ikut Pilgub

 

Sidoarjo  – Sebanyak 65 ribu warga Sidoarjo, diperkirakan tidak dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Jatim 2013. Sebab, nama mereka dinyatakan tidak valid dan dicoret dari Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo melakukan pemutakhiran data.

Puluhan ribu warga ini dinyatakan tidak valid menjadi calon pemilih saat petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) melakukan pencocokan dan penelitian (coklit).”Pencoretan karena adanya warga yang meninggal dunia, namanya terdaftar dobel dan sudah pindah tempat tinggal,” ucap Ketua KPU Sidoarjo Bima Ariesdiyanto kepada wartawan Rabu (19/6/2013).

Bima menyebutkan, semula calon pemilih yang tercatat dalam DP4 Pilgub Jawa Timur 2013 berjumlah 1.490.618 orang.
Setelah pemutakhiran data, diketahui ada 65.000 orang yang tidak valid. “Jumlah DP4 menjadi 1.425.618 orang dan menjadi bahan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam Pilgub Jawa Timur 2013,” jelasnya.

Ditandaskan data pemutakhiran sudah diserahkan ke KPU Jawa Timur untuk diumumkan menjadi DPS agar dapat tanggapan masyarakat. Sesuai tahapan Pilgub Jawa Timur 2013, pengesahan dan pengumuman DPS berlangsung 11 Juni-1 Juli 2013. Sedangkan pengesahan dan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 8 Juli-10 Juli 2013.

“Pencoretan pemilih dengan jumlah itu hal wajar. Karena perubahan penduduk pemilih itu bisa cepat berubah. Sidoarjo kota industri yang memungkinkan kerapnya orang berpindah domili,” pungkasnya. bjt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *