4 Pasang cagub Jatim sampaikan visi misi di DPRD

4 Pasang cagub Jatim sampaikan visi misi di DPRD

Bintang Pos, Surabaya – Kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013 mulai dilaksanakan hari ini hingga dua pekan ke depan. Masa kampanye diawali dengan penyampaian visi misi dan program dari empat pasang calon gubernur dan wakil gubernur periode 2014-2019 di Gedung DPRD Jawa Timur.

Penyampaian visi misi para pasangan calon ini disampaikan di hadapan Ketua DPRD Jawa Timur, dan seluruh anggota DPRD, KPU Jawa Timur, Bawaslu, Plt Gubernur Jawa Timur, Rasiyo dan beberapa para pendukung masing-masing calon.

Sesuai dengan nomor urut pasangan calon, pasangan nomor urut 1, Soekarwo-Syaifullah Yusuf (KarSa) mengawali penyampaian visi-misinya. Dalam pidatonya, KarSa mengklaim selama masa kepemimpinannya, Jawa Timur menjadi lebih baik.

“Tuku kripik gae riyoyo, sing wes apik ayo diterusno (beli kripik untuk Lebaran, yang sudah bagus mari diteruskan),” kata Soekarwo mengakhiri pidatonya dengan pantun Jawa, Senin (12/8).

Selanjutnya, giliran pasangan nomor urut 2, Eggi Sudjana-M Sihat (Beres). Eggi mengatakan kalau Jawa Timur merupakan provinsi terbaik mengalahkan daerah-daerah lain, bahkan mampu mengalahkan Malaysia, Thailand dan beberapa negara Asia Tenggara lain.

Namun, kata dia, Jawa Timur masih saja dipimpin para ‘penipu’ sehingga masih dalam keterperukan ekonomi. “Sekarang ini banyak sekali pemimpin-pemimpin penipu. Untuk itu, bersama Eggi-Sihat, akan menjadikan Jawa Timur lebih baik,” katanya.

Giliran nomor urut tiga yang diusung PDIP, Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah yang mengusung tagline ‘jempol’ naik ke podium. Masih seperti dulu, dalam pidatonya, Bambang DH lebih mengedepankan pengalamannya saat memimpin Kota Surabaya.

“Saat menjadi Wali Kota Surabaya, banyak orang yang meremehkan saya, banyak yang mencibir, namun kenyataannya saya mampu menjadikan Kota Surabaya menjadi lebih baik.”

“Program visi-misi kita adalah soal pendidikan. Bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara. Maka negara wajib mengayomi. Sebagai pemimpin wajib menganggarkan APBD untuk pendidikan, paling tidak 20 persen dari kekuatan anggaran. Saat menjadi Wali Kota Surabaya, saya sempat ragu, tapi ketika itu saya lakukan, nyatanya berhasil,” kata Bambang bangga sembari terus menekankan pembebasan biaya operasional pendidikan di Jawa Timur.

Di urutan terakhir, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (BerKah) menyampaikan mimpinya membangun Jawa Timur saat terpilih nanti.

“Seperti visi misi yang disampaikan tiga kandidat yang lain, maka kami ingin mengenalkan filosofi Jawa Timur BerKah, yaitu bertambahnya kebaikan,” kata Khofifah.

Khofifah juga menegaskan, mimpi pasangan Khofifah-Herman memimpin Jawa Timur adalah menjadikan provinsi paling timur Pulau Jawa ini dengan banyak kebaikan. “Kami ingin menjadikan Jawa Timur menjadi BerKah. Menjadikan tatanan ekonomi, tatanan sosial, budaya, dan politik yang bermanfaat bagi masyarakat, dengan cara bergotong royong,” tegas dia.(mdk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *