Pemegang saham SGP Berharap diperiksa Ulang Perkaranya,usai Hakim ditangkap KPK

Pemegang saham SGP Berharap diperiksa Ulang Perkaranya,usai Hakim ditangkap KPK

BintangPos.com, Surabaya  – Pemegang saham PT Soyu Giri Primedika (SGP) ingin perkaranya yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Surabaya diperiksa ulang oleh hakim pengganti setelah hakim Itong Isnaeni yang menangani kasus tersebut terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (20/1).
“Mestinya pada agenda sidang hari Kamis (20/1) kemarin, Hakim Itong membacakan putusan perkara SGP, tetapi ternyata beliau ditangkap KPK berkaitan dengan perkara ini,” kata kuasa hukum pemegang saham PT SGP Billy Handiwiyanto kepada wartawan di Surabaya, Jumat.

KPK telah menetapkan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Itong Isnaeni Hidayat sebagai tersangka dugaan kasus korupsi karena menerima suap atas penanganan perkara tersebut.  

Perkara yang dipimpin Itong Isnaeni sebagai hakim tunggal di Pengadilan Negeri Surabaya itu terkait permohonan pembubaran perusahaan PT SGP. 
 
Pada Rabu (19/1) malam, Hakim Itong Isnaeni bersama panitera pengganti Hamdan, serta kuasa hukum perusahaan PT SGP Hendro Kasiono terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dengan barang bukti uang sebesar Rp140 juta. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka. 

KPK menyebut kuasa hukum PT SGP Hendro Kasiono memberikan hadiah berupa uang Rp140 juta dengan dijembatani oleh panitera pengganti Hamdan agar hakim Itong Isnaeni menjatuhkan putusan sidang sesuai keinginannya terkait permohonan pembubaran perusahaan tersebut, dengan nilai aset yang bisa dibagi sebesar Rp50 miliar.

“Hari ini kami mendatangi Pengadilan Negeri Surabaya untuk menyampaikan agar hakim penggantinya memeriksa ulang perkara ini,” ucap Billy. 

Juru Bicara Pengadilan Negeri Surabaya Martin Ginting memastikan perkara-perkara yang ditangani hakim Itong Isnaeni selama proses hukumnya di KPK berjalan akan digantikan oleh hakim lain. 

“Termasuk perkara-perkara yang melibatkan panitera pengganti Hamdan di Pengadilan Negeri Surabaya akan digantikan oleh panitera pengganti lainnya,” ujarnya. atr

Bupati Abdul Latif  Melawan Bupati Tanah Laut Bertanding Sepak Bola

Bupati Abdul Latif Melawan Bupati Tanah Laut Bertanding Sepak Bola

BintangPos.com, Bangkalan – Bupati  Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron beserta Jajaran Forkompinda Kabupaten Bangkalan menyambut kedatangan tamu dari Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (21/1/2022).

Namun, penyambutan tamu kali ini sedikit berbeda. Para tamu dari Kalimantan Selatan itu tidak dijamu di Pendopo Agung seperti pada umumnya, tetapi di lapangan Stadion Gelora Bangkalan (SGB). 

Bupati Ra Latif menyambut kedatangan Bupati Tanah Laut Drs HM Sukamta MAP dengan menggelar pertandingan sepak bola persahabatan. Tim dari Bupati Ra Latif terdiri Wakil Bupati Drs Mohni, sebagian jajaran Forkopimda dan sejumlah Perangkat Daerah.

“Kali ini tamunya kita ajak bertanding sepak bola. Jadi suasana lebih akrab,” kata Ra Latif.

Ra Latif mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukan Bupati Tanah Laut yang dikemas dalam pertandingan persahabatan ini dapat menyambung silaturahmi antar Kabupaten.

“Harapannya kita bisa melawat juga ke Kabupaten Tanah Laut suatu saat nanti,” imbuh Bupati.

Ra Latif menambahkan salain membuat sehat, olahraga sepak bola juga dapat membuat hubungan semakin akrab. Soal menang atau kalah kata dia tidak penting. 

“Yang penting itu adalah kebersamaan. Suasana keakraban yang terjalin seperti ini tidak bisa ditukar dengan apapun,” pungkasnya. pemk

Bupati Abdul Latif : Insentif Guru Ngaji dan Madin Bangkalan Terbesar Se-Jatim

Bupati Abdul Latif : Insentif Guru Ngaji dan Madin Bangkalan Terbesar Se-Jatim

BintangPos.com, Bangkalan – Insentif yang diberikan kepada guru ngaji dan madin Rp 200 ribu per bulan. Jadi, dalam setahun insentif yang diterima guru ngaji dan madin Rp 2,4 juta. Sedangkan Realisasinya tiga bulan sekali. Dengan dmikian, setiap pencairan, insentif yang diterima Rp 600 ribu. ”Program insentif itu menjadi yang terbesar di 38 kabupaten/kota di Jatim,” terangnya , Jumat, 21/01/22.

Bantuan insentif yang diberikan itu sebagai wujud penghormatan untuk para guru ngaji dan madin. Pemerintah menyadari dedikasi guru ngaji dan madin tidak dapat dipandang sebelah mata. Mengingat perannya dalam mencerdaskan umat dan generasi penerus sangat besar.

”Berkat perjuangan para guru ngaji dan madin, generasi kita bisa baca tulis Al-Qur’an, paham tentang ilmu agama, berkarakter, dan dapat memiliki akhlaq yang baik,” imbuhnya.
Untuk mencetak generasi berkualitas, mulai tahun ini Pemkab Bangkalan akan me-launching program Bunga Ngaji (Bupati Ngajak Ngaji). Implementasinya, semua siswa SD dan SMP akan diwajibkan mengaji di langgar, masjid, atau musala terdekat. ”Agar siswa bisa membaca dan menulis Al-Qur’an,” harapnya.

Dijelaskanya, Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak kegiatan yang gagal direalisasikan. Pemicunya, anggarannya di-refocusing. Namun, anggaran insentif guru ngaji dan madin sengaja dipertahankan untuk tidak di-refocusing supaya terus berjalan.
”Banyak program yang harus dikorban dalam situasi pandemi. Tetapi, kami pertahankan program insentif ini demi para guru ngaji dan madin,” tukasnya. ram