Direktur SDM PT Terminal Petikemas Indonesia Edi Priyanto raih “WSO Concerned Citizen Award”

Direktur SDM PT Terminal Petikemas Indonesia Edi Priyanto raih “WSO Concerned Citizen Award”

Bintangpos.com, Surabaya – Organisasi Keselamatan Dunia (WSO) memberi penghargaan kepada Edi Priyanto atas aktivitasnya yang gencar menyosialisasikan serta memperjuangkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Chairman WSO Indonesia Soehatman Ramli menyebut Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Terminal Petikemas Indonesia itu meraih penghargaan terkait K3 kategori “WSO Concerned Citizen Award”.

“Edi Priyanto telah menunjukkan perhatian sangat tinggi terhadap aspek K3, salah satunya terhadap pekerja media,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Kamis.

Ramli menjelaskan, mantan Direktur SDM  PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III itu belum lama lalu mengidentifikasi bahaya dan penilaian risiko pada pekerjaan yang dilakukan oleh wartawan.

“Hasil identifikasi selanjutnya dibuat fokus grup diskusi sehingga dapat dijadikan referensi dalam penyusunan panduan K3 bagi jurnalis saat melakukan aktifitas kerjanya,” ujarnya.

Ramli menandaskan, selain itu Edi juga aktif menggerakkan kepedulian lingkungan dan memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi lingkungan. Salah satunya adalah menjadikan Kampung Edukasi Sampah di Sidoarjo, sebuah tempat yang digunakan sebagai sarana edukasi tentang pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah tangga.

“Di tempat tersebut dilakukan pengelolaan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat untuk sadar akan keselamatan dan kesehatan di masyarakat dengan merintis program warga peduli terhadap keselamatan dan kesehatan,” katanya.

Edi juga aktif dalam berbagai organisasi yang peduli terhadap K3, di antaranya sebagai Pengurus Dewan K3 (DK3P) Provinsi Jawa Timur, Pengurus Asosiasi Ahli K3 (A2K3) Jawa Timur serta Pengurus Daerah Komunitas Ahli K3 Rumah Sakit Jawa Timur.

“Selama dua tahun terakhir, Edi terlihat aktif sebagai narasumber dalam berbagai diskusi dan webinar yang membahas tentang program merdeka belajar, pengelolaan sampah, pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga implementasi  budaya K3 di perusahaan maupun lingkungan masyarakat,” ucap Ramli.

Hari ini penyerahan penghargaan “WSO Concerned Citizen Award” kepada Edi Priyanto dilakukan secara daring. Diserahkan dari Jakarta oleh Direktur Bina Kelembagaan K3 Kementerian Tenaga Kerja Hery Sutanto, Dewan K3 Nasional (DK3N) Rudiyanto dan President Director General WSO Mr. Alfredo De La Rosa Jr.
(ant)

Hulu Migas HCML sosialisasi lanjutan pengeboran dan pengembangan lapangan MDA-MBH Sumenep

Hulu Migas HCML sosialisasi lanjutan pengeboran dan pengembangan lapangan MDA-MBH Sumenep

Bintangpos.com, Surabaya – Kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) hulu migas yang beroperasi di Jawa Timur, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), melakukan sosialisasi lanjutan pengeboran dan pengembangan Lapangan MDA-MBH di Blok Madura Strait, Sumenep, Madura.

Kepala Dinas ESDM Jatim Nurkholis di sela sosialisasi yang digelar di Surabaya, Kamis, berharap sosialisasi dapat membantu masyarakat mengetahui ada kegiatan pengeboran.

“Bagi pemprov juga bagus. Ini karena Jatim adalah salah satu penyangga ketahanan energi nasional. Jika ada yang mulai lakukan pengeboran atau pengembangan di sumur-sumurnya, berarti ekonomi juga akan tumbuh,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih karena pemkab sudah diundang dalam acara sosialisasi lanjutan tersebut.

“Di situasi pandemi saat ini dan perekonomian dunia tidak bagus, tapi HCML dengan kemampuannya terus melakukan pengeboran. Ini bisa membantu pertumbuhan ekonomi di Sumenep dan Jatim,” ucap dia.

Sementara itu, Manager Regional Office HCML Hamim Tohari menjelaskan pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh pemangku kebijakan yang hadir dan mendukung kegiatan pengeboran.

“Kami sudah mulai 2014, kemudian 2017 ada proyek di sana, lalu berhenti sementara. Kemudian dilanjutkan di Sumenep di Pulau Raas dan Pulau Sapudi,” katanya.

“Sumur MDA dan Sumur MBH yang sekarang dikerjakan secara offshore lebih dekat dengan Sumenep. Untuk lapangan MBH ada dua sumur yang dibor, dan untuk lapangan MDA ada lima sumur,” tutut dia menambahkan.

Pada saat ini status persiapan untuk izin cutting dumping sudah 100 persen, begitu juga izin lingkungan, pengadaan rig, pengadaan drilling services dan pengadaan LLI. Sedangkan, jadwal rig 80 persen dan persiapan lokasi 85 persen. (ant)

 

Pemkot Kediri dan Ditjen Perbendaharaan Jatim kerja sama terkait data untuk memajukan kota kediri

Pemkot Kediri dan Ditjen Perbendaharaan Jatim kerja sama terkait data untuk memajukan kota kediri

Bintangpos.com, Kediri – Pemerintah Kota Kediri menjalin kerja sama dengan Ditjen Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur, terkait dengan pemanfaatan bersama data dan informasi serta penguatan koordinasi penyelenggaraan pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan publik dalam pelaksanaan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur adalah unit eselon II vertikal di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam struktur organisasi pada Kementerian Keuangan.

Wali Kota Abdullah Abu Bakar di Kediri, Kamis, mengemukakan dengan kerja sama ini tentunya Pemkot Kediri dapat membuat kebijakan-kebijakan yang tepat dari keterbukaan data ini. Selain itu, keterbukaan data ini juga dapat menghasilkan analisa yang lebih dalam.

“Jadi datanya dikumpulkan di tempat yang sama nanti kita bisa menggunakannya bersama-sama. Kalau dibuka seperti ini kita bisa menggunakan data tersebut. Kalau diperlukan untuk intervensi itu akan tepat dan jauh lebih presisi. Seperti tadi disebutkan kalau KUR di Kota Kediri mencapai Rp318 miliar. Nah data ini kan bisa untuk membuat kebijakan,” katanya.

Wali Kota berharap dengan saling berbagi data ini antara Pemkot Kediri dan Dirjen Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur ini dapat saling memberi masukan terutama untuk membangun Kota Kediri dan meningkatkan perekonomian.

Ia mengatakan dalam membangun dan meningkatkan perekonomian, tidak akan optimal jika hanya mengandalkan sumber dari APBD saja. Diperlukan sumber penganggaran lainnya. Salah satunya, dengan APBN yang difasilitasi oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

“Sampai nanti di tahun 2024 anggaran mungkin masih didominasi untuk recovery. Makanya dibutuhkan kerjasama yang baik untuk mengatasi ini. Kami juga harus meningkatkan PAD karena nanti di Kota Kediri akan ada jalan tol. Mudah-mudahan ini memberikan dampak yang positif bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur Taukhid mengatakan KPPN siap bekerja sama dengan Pemkot Kediri untuk merangsang tumbuhnya ekonomi. Pemerintah Kota Kediri dapat melihat data-data sehingga kebijakannya tepat untuk masyarakat.

Ia juga menambahkan dengan ini diharapkan dapat mengefektifkan pemanfaatan APBN dan dapat dipahami oleh masyarakat.

“Semoga koordinasi kita dengan pemda akan semakin kuat. Untuk data bisa kita provide. Contohnya data UMKM di Kota Kediri yang pasti sudah terima alokasi pinjaman. Data ini by name by address, nah nanti kita bisa membina mereka. Banyak hal yang bisa dilakukan,” kata Taukhid ..

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar telah menandatangani nota kesepakatan antara Dirjen Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kota Kediri di Kantor Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kediri.

Nota kesepakatan ini mengenai pemanfaatan bersama data dan informasi serta penguatan koordinasi penyelenggaraan pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan publik dalam pelaksanaan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. (ant)

Viral Blast Global bagikan 250 kacamata gratis Bantu anak-anak yatim piatu belajar daring

Viral Blast Global bagikan 250 kacamata gratis Bantu anak-anak yatim piatu belajar daring

Bintangpos.com, Surabaya  – Platform Edukasi Money Management Viral Blast Global bekerja sama dengan Lions Club Surabaya Grand membagikan 250 kacamata gratis kepada anak-anak yatim piatu di Kota Surabaya, Jawa Timur, untuk membantu mereka belajar daring.

Konsultan Keuangan Profesional dari Viral Blast Global Minggus Umboh melalui keterangannya, Jumat mengatakan kacamata gratis diberikan karena sangat penting untuk mendukung kelancaran anak-anak yang sedang menjalani pembelajaran secara daring dari rumah masing-masing.

“Mata adalah jendela dunia. Sehingga, kami menyambut baik ajakan kolaborasi dari Lions Club untuk memberikan kacamata gratis ini. Sebab, suatu pembangunan diawali dengan penglihatan dan kesehatan pun diawali dengan penglihatan,” katanya.

“Jadi, kami akan mendukung penuh karena ini merupakan masalah kemanusiaan dan untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya menambahkan.

Diharapkan dengan pemberian kacamata gratis ini anak-anak bisa mengikuti proses belajar daring dengan maksimal, karena mereka sudah memiliki penglihatan yang bagus.

IPDG (Immediate Past District Governoor) dari Lions Club Surabaya Grand, Rupiarsih mengatakan kegiatan ini rutin digelar setiap tahun, bahkan sudah digelar hingga tingkat internasional.

“Acara ini merupakan kegiatan utama yang sudah rutin digelar hingga di tingkat internasional, jadi tidak hanya di Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu meringankan masalah yang dialami anak-anak kalangan pelajar,” tutur dia.

Menurutnya, mata merupakan jendela dunia, anak-anak bisa terhambat prestasinya. Jadi, pihaknya tidak mau masa depan anak-anak sesuram kondisi matanya.

Sementara itu, sejumlah pelajar mengaku senang karena bisa menggunakan kacamata untuk membantu dalam menjalani belajar daring.

“Ada pengaruhnya (menggunakan kacamata), karena dengan belajar daring ini mata saya sering nyeri dan kemerahan karena seharian di depan komputer. Saya juga merasa senang dengan adanya bantuan ini, dan setiap saat saya akan memakai kacamata ini,” ujar Aveda Oda salah satu anak penerima bantuan kacamata gratis.(ant)