Dirjen Diktiristek Ingatkan Bahaya Broken Link Kampus dan Dunia Kerja dalam Pembukaan ISST 2021

Dirjen Diktiristek Ingatkan Bahaya Broken Link Kampus dan Dunia Kerja dalam Pembukaan ISST 2021

Bintangpos.com- Pemerintah terus berupaya meningkatkan relevansi kurikulum di pendidikan tinggi dengan dunia industri. Tujuannya, riset dan inovasi di perguruan tinggi sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Nizam menyampaikan jangan sampai terjadi broken link antara perguruan tinggi dengan dunia usaha.

Andai broken link ini terjadi, maka inovasi atau riset di perguruan tinggi tidak relevan dengan kebutuhan dunia industri. Di antara cara mencegah broken link itu, dengan membuat fleksibilitas dalam kurikulum perguruan tinggi. Seperti memperbanyak kesempatan mahasiswa untuk terjun di dunia kerja atau dunia industri.

Sebaliknya kampus juga terbuka untuk dunia industri atau dunia kerja dalam proses pembelajaran. Misalnya pelibatan tenaga ahli atau tenaga terampil dalam pembelajaran.
“Kami berupaya menjamin tidak terjadi broken link antara kampus dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Nizam dalam pembukaan International Seminar of Science and Technology for Society Development (ISST) 2021 Universitas Terbuka (UT), Kamis (14/10).

Lebih lanjut Nizam mengatakan, saat ini terdapat tantangan yang luar biasa. Di tengah perkembangan teknologi dan revolusi industri 4.0 diperkirakan ada 23 juta pekerjaan yang bakal digantikan oleh robot atau sistem komputasi. Tetapi, di balik ancaman tersebut, kemajuan teknologi juga membuka peluang 27 juta sampai 46 juta juta pekerjaan baru.

“Kami terus berupaya menyiapkan mahasiswa. Supaya memiliki skill sesuai dengan kondisi market yang semakin kompetitif,” jelasnya.

Nizam mengatakan, Pemerintah terus berupaya mengolaborasikan perguruan tinggi dengan dunia industri. Dia meyakini bahwa inovasi tetap menjadi tulang punggung kemajuan Indonesia ke depannya.

Guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) itu juga menyampaikan perguruan tinggi menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi produk merah putih. Ada sejumlah penekanan untuk perguruan tinggi. Yaitu pengembangan iptek hijau atau sustainable development, membangun iptek biru yang berbasis sumber daya maritime, akselerasi transformasi digital, serta inovasi pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. (jwp)

 

Kemendikbudristek buka Program Guru Penggerak Angkatan 4, sebanyak 8.053 Guru Ikuti

Kemendikbudristek buka Program Guru Penggerak Angkatan 4, sebanyak 8.053 Guru Ikuti

Bintangpos.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) kembali menggelar pendidikan Program Guru Penggerak Angkatan 4. Ada 8.053 guru yang tergabung dalam program tersebut dengan menjalani pendidikan selama sembilan bulan.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, dalam sambutannya mengapresiasi para calon Guru Penggerak Angkatan ke-4 yang telah berhasil melalui proses seleksi yang sulit dan intensif.

“Selamat kepada para calon guru penggerak Angkatan ke-4. Saya yakin calon guru penggerak memiliki tekad yang kuat untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak kita,” ungkap dia dalam pembukaan Program Guru Penggerak Angkatan ke-4 secara daring, Jumat (15/10).

Selama sembilan bulan, kata dia akan menjadi pembuktian pertama bagi para calon Guru Penggerak untuk bertemu dengan hal-hal baru yang mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

“Kalau Anda masih ragu, silakan tanya angkatan-angkatan sebelumnya. Tujuan dari program ini adalah memberikan bekal kemampuan kepemimpinan dalam pembelajaran dan pedagogi kepada guru,” ujar Mendikbudristek.

Dengan bekal yang diberikan selama sembilan bulan tersebut, ia berharap para calon Guru Penggerak dapat menggerakan komunitas belajar baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah, untuk menjadi pemimpin pendidikan yang selalu memprioritaskan pemenuhan kebutuhan bagi peserta didik.

“Sembilan bulan ke depan akan menjadi waktu yang sangat berharga bagi Bapak/Ibu untuk mempersiapkan diri untuk menjadi duta belajar di sekolah dan daerah masing-masing,” ungkap Menteri Nadiem.

Di samping itu, Menteri Nadiem juga berharap saat melakukan kunjungan kerja ke daerah, dapat bertemu dan mendengar praktik-praktik baik yang dihadirkan para calon Guru Penggerak untuk memerdekakan anak-anak Indonesia dalam belajar dan pengembangan diri.

“Untuk itu, tetap semangat dan berkolaborasi membangun suatu komunitas karena masa depan pendidikan Indonesia ada di tangan bapak/ibu,” tandasnya. (jwp)

Menko Perekonomian Airlangga Apresiasi Kekuatan UMKM dalam WSBK di NTB

Menko Perekonomian Airlangga Apresiasi Kekuatan UMKM dalam WSBK di NTB

Bintangpos.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) dalam membuat merchandise WSBK di Desa Wisata Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (14/10).

Kegiatan ini Airlangga lakukan sebelum meninjau langsung persiapan World Superbike (WSBK) di Mandalika International Street Circuit, NTB. Airlangga mengapresiasi antusiasme pelaku UMKM untuk ikut andil dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan World Superbike.

“Semangat para pengrajin di Lombok ini, patut kita apresiasi. Mereka bangkit di tengah situasi pandemi dan tetap membuat karya terbaik yang dapat menggerakkan perekonomian di Nusa Tenggara Barat tentunya,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Kamis (14/10).

Di desa tersebut, Airlangga juga singgah di salah satu kios pengrajin di desa tersebut melihat hasil karya masyarakat Desa Sade berupa kain tenun khas Lombok.

Ketua Umum Partai Golkar ini tertarik dengan beberapa kain yang berwarna hijau kuning cerah dan hitam bermotif kotak dan langsung membeli kain tenun yang dipilihnya.

“Proses pembuatannya tenun khas lombok ini masih tradisional menggunakan bahan alami dari benang kapas dan pewarnanya dari alam. Semuanya dari sumber daya alam kita. Ini saya beli dua ya Bu,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu pelaku UMKM mutiara khas Lombok, Yudi mengatakan, optimis event World Superbike Mandalika nanti memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat khususnya pengrajin cinderamata khas Lombok di Desa Sasak Sade.

“Kami sangat senang dan optimis dengan adanya ajakan pemerintah untuk berpartisipasi dalam World Superbike. Jadi kami bisa berkreasi lagi dan membuat karya terbaik kami untuk bisa terakomodir di event besar nanti,” ujarnya.

Event World Superbike (WSBK) Mandalika pada November mendatang akan merangkul tidak kurang dari 400 UMKM dari Lombok dan Sumbawa akan ditempatkan di sejumlah lokasi. Yakni mulai dari area event World Superbike, area pintu kedatangan dan keberangkatan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) Lombok, hingga di sejumlah destinasi wisata.

Selain itu, ratusan UMKM tersebut telah mendapatkan stan online di event internasional world superbike (WSBK) dengan nilai transaksi yang diprediksi mencapai Rp109,1 miliar. Pasar online bagi UMKM ini dimulai sebelum ajang perhelatan World Super Bike untuk meningkatkan antusiasme penonton atau wisatawan datang ke Mandalika.

Turut hadir mendampingi Menko Perekonomian antara lain Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Kepala BNPB Ganip Warsito, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II Marsdya TNI Imran Baidirus, Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Kemudian Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono, Direktur Utama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar Mansoer, Walikota Mataram Mohan Roliskana, Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi serta Danrem 162/Wirabhakti dan Dandim 1606/Mataram.

(jwp)

DPP PPP Awiek: Duet Airlangga Ketum Golkar dan Suharso Ketum PPP, Duet Komplet Pilpres 2024

DPP PPP Awiek: Duet Airlangga Ketum Golkar dan Suharso Ketum PPP, Duet Komplet Pilpres 2024

Bintangpos.com – Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan, PPP terbuka berkoalisi dengan Partai Golkar. Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa bisa menjadi pasangan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto di Pilpres 2024.

“Bagi PPP berkoalisi dengan partai Golkar terbuka saja, bahkan kemarin sempat ada wacana Airlangga Hartarto dengan Suharso Monoarfa Ketum Golkar dengan Ketum PPP, ya bisa saja sebab syarat koalisi kursi memenuhi,” ujar politikus yang akrab disapa Awiek ini dalam diskusi di DPR RI, Kamis (14/10).

Awiek menilai, dengan memasangkan Suharso dengan Airlangga, maka menjadikan pasangan yang komplet. PPP dan Suharso dari partai religius akan melengkapi Golkar sebagai partai nasionalis. Juga, Suharso akan melengkapi konfigurasi tokoh dari luar Jawa dengan Airlangga yang berasal dari tanah Jawa.

“Syarat konfigurasi nasionalis Islamnya sudah terpenuhi dan Jawa luar Jawanya sudah terpenuhi, itu salah satu opsi,” ujarnya.

Meski begitu, Awiek mengatakan belum ada pembicaraan resmi terkait wacana poros Golkar-PPP tersebut. PPP menghormati dinamika dan strategi partai politik lain dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Kami menghormati apa yang terjadi di partai Golkar dan partai lainnya juga kami di PPP memiliki langkah langkah tersendiri,” ujar Wakil Ketua Baleg DPR RI ini.

Dalam kesempatan sama, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, Partai Golkar hanya butuh satu partai untuk berkoalisi mengusung pasangan calon presiden. Ace mengatakan, siapa tokoh yang akan menemani Airlangga tergantung dinamika dan komunikasi dengan partai politik lain.

“Partai Golkar sendiri hanya butuh satu partai untuk bisa mencalonkan Pak Airlangga dan nanti capresnya dengan siapa, ya tergantung dari proses dinamika dari komunikasi komunikasi politik yang dilakukan dengan partai-partai yang lain,” ujarnya. (jwp)