RI Disebut Jadi Salah Satu Negara Terbaik Tangani COVID-19 , Apresiasi Dunia

RI Disebut Jadi Salah Satu Negara Terbaik Tangani COVID-19 , Apresiasi Dunia

Bintangpos.com, Jakarta – Penanganan COVID-19 di Indonesia disebut jadi salah satu yang terbaik di dunia karena berhasil menurunkan rasio positif lebih dari 50 persen dalam dua pekan. Penilaian John Hopkins University menyebut RI sebagai one of the best in the world dalam penanganan COVID-19.

“Sebagai salah satu yang terbaik di dunia, karena mampu menurunkan kasus hingga di bawah 58 persen dalam kurun waktu 2 minggu,” kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.

Kendati demikian, masyarakat diminta terus mewaspadai ancaman lonjakan kasus dan risiko masuknya varian virus baru. Di antaranya dengan mengikuti dan menyukseskan program vaksinasi, dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker.

Terlebih ada ancaman gelombang ketiga COVID-19 yang diprediksi akan datang di akhir Desember 2020. Meski tren kasus sudah menurun, ahli menilai risiko gelombang ketiga tetap perlu diwaspadai.

“Karena sebelumnya saya selalu sampaikan potensi gelombang ketiga ada September, ini potensi gelombang ketiga mundur, tadinya Oktober, mundur lagi Desember,” sebut pakar epidemiologi Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman dalam diskusi daring, Jumat (17/9/2021).

Diharapkan tren perbaikan kasus tidak dimaknai dengan sikap abai protokol kesehatan. Pemerintah juga diminta menggencarkan testing dan tracing sebagai kunci penting pengendalian wabah. (dtk)

Antivaksin Meninggal Akibat COVID-19

Antivaksin Meninggal Akibat COVID-19

Bintangpos.com, Jakarta – Selain patuh protokol kesehatan, mendapatkan vaksin adalah upaya melindungi diri dari penularan COVID-19. Meski banyak masyarakat yang sudah mau disuntik vaksin Corona, tidak sedikit juga yang menolak karena disinformasi dan termakan hoaks.

Sayangnya banyak dari para antivaksin yang akhirnya meregang nyawa karena mengalami gejala parah saat terinfeksi COVID-19. Seperti diketahui, vaksin COVID-19 juga bekerja agar tubuh terhindar dari gejala parah saat tertular.

Banyak dari mereka mengaku menyesal tidak bersedia di vaksin dan baru menyadari di saat-saat terakhirnya. Berikut di antaranya dikutip detikcom dari berbagai sumber.

1. Meninggal terinfeksi Corona saat tidur

Pasangan Youtuber antivaksin Dusty dan Tristan Graham yang populer karena menjual barang-barang antik. Namun mereka juga kerap kali secara terbuka menyebut bahwa vaksinasi Corona adalah pelanggaran hak asasi dan tidak akan menerimanya.

Namun, saat terinfeksi Corona, pasangan ini terkena komplikasi dan gejala parah dan meninggal dalam tidur.

“Sayangnya Dusty dan Tristan telah meninggal dunia. Terima kasih atas semua kata-kata baik dan membantu kami selama masa sulit ini,” tulis putri pasangan itu, Windsor Graham di halaman GoFundMe.

2. Termakan hoaks vaksin bikin mandul

Pasangan asal Amerika Serikat memilih menolak vaksin COVID-19 karena termakan hoaks vaksin bisa menyebabkan kemandulan dan mengganggu kesuburan. Nahasnya, saat mereka terinfeski, keduanya mengalami gejala parah akibat Corona.

“Informasi yang salah telah membunuhnya,” kata sepupu Wendell, Maria Vibandor Hayes yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (16/9/2021).

Diceritakan, Wendell maupun Eskew yang saat itu dalam kondisi yang sehat mengadakan pesta lajang di Nashville. Namun, seminggu sebelum divaksinasi, keduanya mulai sakit. Setelah dites, keduanya positif COVID-19.

Meski tidak memiliki penyakit komorbid, mereka harus dirawat di rumah sakit dan menggunakan ventilator karena kondisinya terus memburuk. Tak lama, calon mempelai wanita harus meninggal karena COVID-19.

3. Kerap mengolok vaksin COVID-19 berujung tewas akibat Corona

Seorang pria asal California, Amerika Serikat, kerap mengolok-olok vaksin COVID-19 di media sosial. Stephen Harmon, dikenal sangat vokal dalam menentang vaksin COVID-19. Pria berusia 34 tahun ini bahkan sering membuat candaan bernada sarkastis mengenai vaksin COVID-19.

Sayangnya, pria itu kemudian dirawat setelah mengidap pneumonia dan COVID-19 di sebuah rumah sakit di kota Los Angeles. Ia lalu meninggal dunia sebulan setelah terinfeksi pada Rabu (21/7/2021).

Menjelang kematiannya, Harmon mengunggah sebuah foto untuk mendokumentasikan perjuangannya melawan COVID-19 di rumah sakit. Pada cuitan terakhirnya, Harmon mengatakan akan menggunakan alat bantuan pernapasan akibat COVID-19.

“Tidak tahu kapan saya akan bangun. Mohon doanya,” tulisnya dikutip dari BBC.

(dtk)

Pilkada DKI 2024: Risma, Anies dan Ariza berpotensi bersaing

Pilkada DKI 2024: Risma, Anies dan Ariza berpotensi bersaing

Bintangpos.com, Jakarta – Survei Jakarta Research Center (JRC) menyebutkan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria berpotensi bersaing pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.

Direktur Komunikasi JRC Alfian P. di Jakarta, Sabtu, menyebutkan Risma memiliki elektabilitas sebesar 35,5 persen, Anies Baswedan mencapai 28 persen, disusul Ahmad Riza Patria atau Ariza sekitar 10,6 persen.

“Tetapi, figur Riza Patria merupakan kuda hitam sebagai calon gubernur,” kata Alfian.

Alfian mengungkapkan Ariza berpotensi menjadi pesaing berat untuk Risma dan Anies karena elektabilitas politisi Gerindra itu hanya 2,8 persen pada April 2021, namun mampu menyodok menjadi 10,6 persen atau posisi tiga besar pada September 2021.

Alfian menyebutkan, lima besar nama yang masuk menjadi bakal calon kuat pada Pilkada DKI 2024, hanya Ariza yang mengalami lonjakan elektabilitas yang signifikan.

Sedangkan, Risma dan Anies meskipun berada pada posisi dua besar, namun elektabilitas keduanya menurun, yakni Risma dari 37,1 persen menjadi 35,5 persen dan Anies dari 32,4 persen merosot di bawah 30 persen.

Selain tiga nama itu, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menduduki posisi keempat dengan elektabilitas turun dari 7,8 persen menjadi 5,6 persen. Sedangkan, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menduduki posisi kelima juga turun dari 4,9 persen menjadi 3,1 persen.

Alfian menyatakan lima nama calon bursa yang kuat tersebut memiliki latar belakang sebagai kepala daerah, namun Ariza unggul sebagai Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta.

“Ariza memiliki pengalaman panjang bertarung secara elektoral, dua kali merebut kursi sebagai anggota DPR, dan didukung mesin politik Gerindra,” ujar Alfian.

Alfian mengatakan Ariza menjadi figur yang patut diperhitungkan untuk memimpin Jakarta ke depan, karena tampil lebih elegan dalam komunikasi politik dengan selalu hadir pada rapat bersama DPRD.

“Ariza kerap berbeda sikap dengan Anies, terkait penanganan COVID-19, larangan skate board di trotoar, membawa kerabat usai mudik dan penutupan Holywings,” tutur Alfian.

Nama lain yang masuk dalam bursa cagub DKI Jakarta, yakni politisi muda Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany Alatas (1,8 persen), Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (1,5 persen), Wali Kota Bogor Bima Arya (1,3 persen) serta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (1,3 persen).

Selanjutnya, anggota DPR dari NasDem Ahmad Sahroni (1,0 persen), politisi Betawi Abraham Lunggana atau Haji Lulung (0,8 persen), komedian dan politisi PAN Eko Patrio (0,5 persen) serta mantan politisi PKS yang kini memimpin Partai Gelora, Triwisaksana (0,3 persen).

JRC menggelar survei secara tatap muka kepada 800 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta dengan metode survei (multistage random sampling), memiliki “margin of error” sebesar 3,4 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen pada 7-14 September 2021. (ant)

Wabup Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo terpilih hingga 2023

Wabup Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo terpilih hingga 2023

Bintangpos.com, Tulungagung – Pengusaha Gatut Sunu Wibowo yang diusung PDI Perjuangan dalam bursa Pemilihan Wakil Bupati Tulungagung akhirnya terpilih dan ditetapkan sebagai Wakil Bupati Tulungagung di sisa masa jabatan 2018-2023.

Keputusan itu ditetapkan DPRD Tulungagung, Jawa Timur, dalam forum rapat paripurna dengan agenda pemilihan Wakil Bupati Tulungagung periode 2018–2023.

“Hari ini sesuai hasil pemungutan suara, calon nomor urut 1 Gatut Sunu Wibowo mendapat 34 suara, sedangkan calon nomor urut 2 Panhis Yody Wirawan yang direkomendasi Partai Nasdem memperoleh 15 suara,” terang Ketua Panitia Khusus Pemilihan DPRD Tulungagung Suprapto saat membacakan berita acara penetapan yang telah ditandatangani seluruh fraksi.

Pemungutan suara itu diikuti 49 dari 50 anggota DPRD Tulungagung.

Satu anggota atas nama Supriyono dari PDIP tidak bisa ikut dan menyalurkan hak suara karena terjerat kasus hukum yang ditangani KPK.

Dinamika pemungutan diwarnai interupsi dari sebagian fraksi yang menginginkan pencoblosan bisa diwakilkan ketua fraksi atau perwakilan yang ditunjuk.

Ada lima fraksi/partai yang melontarkan interupsi sehingga forum sidang lebih banyak dikendalikan salah satu kubu pendukung nomor urut 1.

Selain PDIP, parpol atau fraksi yang menyampaikan interupsi dan meminta pencoblosan perwakilan untuk calon nomor urut 1 adalah Partai Demokrat, PKS, Golkar dan Gerindra

“Kami dari fraksi PDIP secara tegas kami untuk mencoblos Bapak Gatut Sunu, untuk itu kami mewakilkan kepada ketua panlih, untuk mencobloskan,” kata Ketua Fraksi PDIP Susilowati.

Pemilihan wakil bupati ini sempat diwarnai aksi “walk out” dari kubu Panhis Yody Wirawan.

Kendati begitu, tidak proses pemilihan tetap berjalan terus. (ant)

Wali Kota Surabaya Ingin Munculkan Talenta Muda Berbakat dengan dibukanya Musrokot KONI

Wali Kota Surabaya Ingin Munculkan Talenta Muda Berbakat dengan dibukanya Musrokot KONI

Bintangpos.com, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi membuka Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya tahun 2021, Sabtu (18/9/2021). Acara itu digelar di Graha Sawunggaling Lantai 6 komplek gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Acara yang digelar untuk memilih Ketua KONI Kota Surabaya periode 2021-2025 itu dihadiri oleh Ketua Harian KONI Jawa Timur (Jatim) M. Nabil, Ketua Umum KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah, dan perwakilan pengurus dari 45 cabang olahraga (cabor) yang terdaftar di KONI Surabaya.

Eri mengatakan, Kota Surabaya merupakan Kota Olahraga. Sebab, banyak atlet-atlet asal Surabaya yang sukses menorehkan sejarah, baik di kancah nasional maupun internasional. “Di sinilah kita sebenarnya harus bisa mencetak atlet-atlet atau calon atlet penerusnya untuk menjadi lebih hebat daripada yang sekarang,” kata Eri.

Melalui kepengurusan yang baru, kata Eri ingin meningkatkan lagi sinergi antara pemkot dan KONI Surabaya. Menurutnya, sinergi itu akan melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang akan mengharumkan nama Kota Surabaya dan Republik Indonesia.

“Kita sudah memiliki lapangan-lapangan olahraga sebagai sarana penunjang, tinggal kita sinergikan saja. Kalau hari ini separuh atlet Jatim yang berlaga di PON 2021 berasal dari Surabaya, saya ingin nanti bisa mencapai 70 persen,” ujarnya.

Eri menjelaskan, untuk melahirkan talenta-talenta muda berbakat, pemkot bersama KONI Surabaya berencana membentuk diklat di beberapa cabang olahraga. Utamanya, pada cabang olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat, seperti sepak bola dan bulu tangkis.

“Mungkin kita akan awali diklatnya sepak bola, setelah itu bulu tangkis. Ada lagi nanti diklat untuk basket, voli, dan panahan. Ini yang kita lakukan, setelah itu baru olahraga lainnya. Kalau langsung semua, anggarannya tidak cukup. Apalagi, di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti ini,” tuturnya.

Meski demikian, pemkot dan KONI Surabaya tetap berkomitmen untuk melahirkan atlet-atlet muda berbakat. Makanya, Eri mendorong pengurus KONI Surabaya yang baru nantinya harus mampu menentukan skala prioritas.

“Dalam sebuah organisasi pasti punya skala prioritas. Itu yang menentukan adalah ketuanya. Keberhasilan seorang ketua menentukan skala prioritas Itu akan menentukan langkah kita ke depan demi keberhasilan kita. Tidak mudah memang, tapi kemampuan seorang ketua akan diuji disana,” imbuhnya.

Selain itu, Eri juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus KONI Surabaya periode 2017-2021. Ia berharap, dengan kepengurusan yang baru dapat menambah jumlah atlet asal Surabaya yang dikirim untuk berlaga di PON dan Sea Games. Untuk itu, Pemkot akan memberikan dukungan kepada KONI Surabaya.

“Harus berkomitmen, jangan sampai tidak ada peningkatan. Semoga dengan terpilihnya ketua KONI Surabaya yang baru bisa memberikan yang terbaik bagi kota Surabaya. Insya Allah bisa memberikan kebanggaan bagi kota Surabaya untuk menciptakan atlet-atlet hebat dan diperhitungkan di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian KONI Jatim M. Nabil mengatakan, sinergi antara KONI dan pemerintah merupakan kunci untuk melahirkan atlet-atlet berbakat yang akan mengharumkan nama besar daerah dalam bidang olahraga.

“Ini disampaikan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia (RI), negara harus hadir dalam olahraga. Ini sudah dilakukan oleh Wali Kota Surabaya yang perhatian kepada KONI Surabaya. Karena, KONI itu selain pembibitan dan pembinaan juga membawa nama baik daerah dalam bidang olahraga,” kata Nabil.

Di lain hal, Nabil juga menyebut, secara tidak langsung pembibitan dan pembinaan atlet dapat meminimalisir perilaku anak muda yang menyimpang, contohnya narkoba. Sebab, mereka akan disibukkan untuk mengikuti program latihan yang telah disiapkan. “Ini juga membangun karakter bangsa, ada kedisiplinan, ada sportivitas, ada kejujuran, dan kesungguhan, itu yang paling penting,” tandasnya.(brj)